![]() |
| Ketika salah satu Siswi SMAN 3 Mataram berpidato dalam bahasa asing ketika upacara bendera senin pagi di halaman sekolah |
BidikNews.net,NTB - Upacara Bendera rutin pada Senin di halaman SMAN 3 Mataram berlangsung dalam suasana yang khidmat dan tertib. Kegiatan rutin ini diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik SMAN 3 Mataram Provinsi NTB.
Yang menarik dalam upacara rutin Senin pagi itu, SMAN 3 Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat menggagas inovasi menarik dalam dunia pendidikan dengan menghadirkan Program Pidato 5 Bahasa. Program ini mengintegrasikan kemampuan berkomunikasi siswa dalam lima bahasa asing, yaitu Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Bahasa Jerman, Jepang dan bahasa Prancis.
Kelima pidato dalam bahasa Asing tersebut menampilkan keberagaman kemampuan linguistik siswa sekaligus menunjukkan komitmen SMAN 3 Mataram dalam mengembangkan potensi multibahasa.
Kepala SMAN 3 Mataram, Yuspita Martiningrum, S.Pd dalam keterangannya mengatakan, melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya dilatih dalam hal komunikasi lintas bahasa, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri dan wawasan global. Program pidato lima bahasa ini menjadi bagian dari upaya SMAN 3 Mataram Provinsi NTB menanamkan semangat belajar bahasa asing sejak dini sebagai bekal menghadapi persaingan di era modern.
Yuspita juga juga menambahkan pesan penting mengenai makna kesuksesan. “Prestasi yang kita raih bukan hanya karena usaha diri sendiri, melainkan juga keterlibatan orang lain di dalamnya, seperti guru, pelatih, pembimbing, dan kemudahan fasilitas yang disediakan oleh Sekolah. Tetaplah rendah hati dan jaga nilai keikhlasan diri agar prestasi yang diraih mendatangkan manfaat dan keberkahan,” ujar Sukron Makmun di hadapan seluruh peserta upacara.
Kepala SMAN 3 Mataram, Yuspita Martiningrum, S.Pd
Seperti disekolah lainnya, program pidato berbahasa asing oleh siswa yang dilakukan oleh SMAN 3 Mataram dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk membentuk peserta didik yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi dunia global dengan kemampuan bahasa yang unggul.
Ia menambahkan, program ini akan dilaksanakan sepanjang tahun, pada setiap senin. Jadinya siswa akan dipilih bergiliran untuk maju berpidato melalui seleksi yang dilakukan oleh guru bahasa asing serta wali kelas,” jelas Yuspita.
Mengapa Program Pidato 5 Bahasa Asing dilaksanaka di SMAN 3 Mataram.? Hal ini dilakukan mengingat kemampuan multibahasa kini menjadi keahlian yang sangat penting.” Tutur Kepala SMAN 3 Mataram Yuspita Martiningrum.
Dalam era globalisasi, siswa tidak hanya dituntut menguasai bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, tetapi juga bahasa asing seperti Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional.
Program ini kata Yuspita dirancang agar seluruh siswa mendapat kesempatan untuk tampil. Setiap pekan, satu siswa akan bergiliran menyampaikan pidato dalam salah satu dari lima bahasa tersebut.
Program ini juga kata Yuspita dilakukan untuk melatih siswa belajar tampil di depan umum dengan percaya diri, menghadapi audiens yang cukup besar. Serta melatih kemampuan berbicara formal dalam berbagai bahasa sebagai modal penting untuk masa depan.
Para tenaga pendidik SMAN 3 Mataram
Program ini mendapat apresiasi dari guru, siswa, dan orang tua. Program ini tidak hanya membangun keterampilan bahasa siswa, tetapi juga membentuk karakter yang tangguh, percaya diri, dan berwawasan global tanpa melupakan akar budaya lokal.” Tutur Yuspita Martiningrun.
Ia juga berharap program ini terus berkembang dengan tema-tema kreatif yang relevan dengan perkembangan zaman. Selain itu, partisipasi aktif dari siswa diharapkan dapat menjadikan kegiatan ini sebagai sarana pembelajaran yang menyenangkan dan bermanfaat.” Ujar Yuspita.
Pidato lima Bahasa asing di SMAN 3 Mataram bukan hanya sekadar program, tetapi langkah nyata menuju generasi yang multibahasa, berbudaya, dan kompetitif di era global.” Tutup Yuspita
Pewarta: Dae Ompu

0 Komentar