Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, melantik pengurus Forikan Provinsi NTB periode 2026–2031
BidikNews.net,NTB - Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, melantik Ketua dan Pengurus Forum Komunikasi Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi NTB periode 2026–2031, Selasa (12/5). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur berharap kepengurusan Forikan dapat menjadi bagian dari upaya bersama membangun NTB, khususnya dalam penguatan gizi masyarakat.

“Insya Allah mudah-mudahan ini akan menjadi ikhtiar yang bermanfaat. Dan mudah-mudahan ini bagian dari pengabdiannya untuk ikut membangun NTB ke depan,” ujar Gubernur.

Dalam arahannya, Gubernur menyinggung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menurutnya bertujuan membangun generasi Indonesia yang lebih sehat dalam 15 hingga 20 tahun mendatang. Ia menilai peningkatan konsumsi ikan menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat.

Karena itu, Gubernur mendorong Forikan NTB menjalin koordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna menghadirkan menu berbahan dasar ikan dalam program MBG.

“Forikan bisa membantu dengan menciptakan, memberikan rekomendasi menu-menu ikan yang kira-kira cukup dengan Rp10.000, tapi enak gitu. Rasanya enak dan bergizi gitu,” pesannya.


Menurut Gubernur, petugas di SPPG saat ini lebih banyak fokus pada operasional harian sehingga membutuhkan dukungan dari Forikan dalam pengembangan menu yang sehat, bergizi, dan disukai anak-anak.

Selain itu, Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Kelautan dan Perikanan juga terus menyiapkan ekosistem pendukung pengembangan budidaya ikan di berbagai wilayah.

“Hari-hari ini kita sama Pak Kadis (Kelautan) lagi betul-betul menggalakkan namanya biofloc jadi pembudidayaan ikan. Terutama di daerah pesisir membudidayakan ikan laut, tetapi menggunakan biofloc. Jadi tidak perlu pakai perahu ke tengah laut untuk menangkap. Begitu juga darat (air tawar) kita lagi mendorong untuk lele kemudian nila,” jelasnya.

Gubernur juga menyampaikan rencana penerbitan Peraturan Gubernur agar SPPG dapat memanfaatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dalam menyuplai bahan pokok kebutuhan MBG. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat rantai pasok sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat desa.

Sementara itu, Ketua Forikan Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal, mengatakan meskipun baru dilantik, berbagai program Forikan sebenarnya telah mulai dirintis sejak Oktober tahun lalu.

“Alhamdulillah, sudah banyak yang sudah mulai dirintis terkait dengan kegiatan-kegiatan Forikan. (Tugas) Forikan ini adalah terkait dengan bagaimana kita memberikan pemenuhan atau memberikan konsumsi ikan kepada generasi-generasi muda kita kedepannya,” ujarnya.

Ketua Forikan Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal
Menurut Sinta, kepengurusan Forikan NTB melibatkan berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah, mitra kerja, organisasi perempuan, PKK, Posyandu, hingga berbagai komunitas pendukung lainnya.

“Kami di Forikan ini, kita ingin lebih berinovasi kembali supaya anak-anak kita ini mau kembali mengkonsumsi ikan dengan sebaik mungkin. Kita semakin paham bahwa bagaimana kandungan yang ada di ikan, terutama ikan laut ini sangat berpengaruh terhadap kemampuan otak setiap anak-anak kita,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB Hario Kartiko Pamungkas, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB Muslim, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB Ahsanul Khalik, Kepala Baznas Provinsi NTB Lalu Muhammad Iqbal Murad, Direktur Utama Bank NTB Syariah Nazaruddin, Direktur Utama BPR NTB Sadimin, serta Ketua DWP Provinsi NTB Windi Marlini Abul Chair. (sumber: Biro Umum Setda Pemprov NTB)

Pewarta: Tim