Prof. DR. H. Ahmad Amir Aziz, M. Ag : Momentum Satu Abad NU Kuatkan Tekad dan Semangat untuk Membangun Kesolidan yang Penuh Kewibawaan


Nahdlatul Ulama lahir pada 31 Januari 1926 dalam kalender Masehi atau 16 Rajab 1344 dalam kalender Hijriah. Dengan begitu, peringatan satu Abad NU tahun ini, 7 Januari 2023 merupakan peringatan berdasarkan kalender Hijriah karena bertepatan dengan 16 Rajab 1444 Hijriah. 

BidikNews,Mataram, NTB - Acara peringatan satu abad NU digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo dengan dihadiri Presiden Jokowi, Wakil Presiden Ma'ruf Amin hingga sejumlah petinggi negara lainnya. Pemilihan Sidoarjo sebagai lokasi perhelatan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) bukan tanpa sebab.

Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Rahmat Hidayat Pulungan mengatakan, Sidoarjo merupakan tempat yang memiliki ikatan kuat dengan NU salah satunya adalah tempat belajarnya Kiai Hasyim Asy'ari selaku pendiri NU.

Kiai Hasyim Asy'ari dan Syaikh Muhammad Kholil Bangkalan pernah belajar di Sidoarjo. Keduanya pernah menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Siwalan Panji.

"Dengan penyelenggaraan di Sidoarjo kita ingin meraup berkah dari para pendiri NU dan guru-guru dari beliau semua," kata Rahmat dilansir laman resmi NU.

Hal ini sesuai dengan semangat yang digelorakan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam menyambut Satu Abad NU ini, yaitu mengambil berkah sebanyak-banyaknya.

Sejumlah pihak juga menyampaikan harapannya kepada NU di usianya yang menginjak satu abad. 

Jokowi berharap agar NU dapat menjadi teladan umat Islam Indonesia dan berperan aktif dalam pendidikan serta pemuda. 

Erick Thohir berpesan agar NU dapat menjaga nilai dan tradisi bangsa dari era globalisasi.

Harapan untuk NU juga datang dari Muhammadiyah. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir berharap agar NU dapat semakin besar dan kuat menjaga bangsa. 

Sementara itu, Ketua Pelaksana Harlah Satu Abad NU Yenny Wahid, menyatakan bahwa perkembangan NU yang sudah berusia satu abad harus tetap relevan dengan perkembangan zaman dan harus mampu menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi keagamaan yang melayani masyarakat.


Ditempat terpisah, Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram Nusa Tenggara Barat, Prof. DR. H. Ahmad  Amir Aziz, M. Ag  juga menyampaikan  ucapan selamat Milad Satu Abad NU

Prof. DR. H. Ahmad  Amir Aziz, M. Ag  mengajak semua pihak untuk mensyukuri Hari Lahir Nahdlatul Ulama 1 Abad. Ia juga mengajak ummat NU untuk melanjutkan peran ulama untuk menghadirkan kejayaan umat, bangsa, dan negara Indonesia.

Selain itu kata Guru Besar UIN Mataram itu, melalui Milad 1 bAbad NU ini agar Meningkatkan keadilan, berpihak pada rakyat untuk Perdamaian Dunia, selalu bersama masyarakat kecil.

Semoga momentu satu abad NU ini senantiasa menjadi pilar strategis umat dan bangsa serta menebarkan semangat kemandirian untuk kehidupan yang lebih baik.” Katanya.

Ia juga mengingatkan pada seluruh warga NU dan ummat islam untuk selalu mengingat peran para kyai dan santri bersama pemangku kepentingan agar bisa turut membangun kepentingan bangsa.

Ia juga mengajak warga NU dimana pun berada agar meningkatkan solidaritas, merapatkan barisan dan tingkatkan ketaatan. Kuatkan tekad dan semangat untuk membangun kesolidan yang penuh kewibawaan.

Pewarta : Dae Ompu


0 Komentar