Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Agama Islam Ditjen Pendidikan Islam menggagas penyelenggaraan Kongres Rohani Islam (Rohis) Nasional I bagi murid SMA dan SMK 12 s.d. 15 November 2025 di Jakarta. Dengan Tema “Inspiring Future Leaders for Peace and Compassion”. (Para Pemimpin Masa Depan yang Menginspirasi untuk Kedamaian dan Welas Asih). 
Muhammad Khairan Rafie siswa SMAN 3 Mataram sebagai Ketua Rohis Rohani Islam (Rohis) Provinsi NTB (baju Putih) mewakili Provinsi NTB pada Kongres Rohis Nasional I di Jakarta
BidikNews.net - Pada momen Kongres Rohis Nasional I ini Siswa Sekolah SMAN 3 Mataram Muhammad Khairan Rafie terpilih sebagai Ketua Rohis Provinsi NTB masa khidmah 2025-2026 dan menjadi perwakilan NTB untuk mengikuti Kongres Rohani Islam (Rohis) Nasional I di Ancol, Jakarta
Plt. Kepala SMAN 3 Mataram Yuspita Martiningrum, S.Pd membenarkan siswanya yang bernama Muhammad Khairan Rafie terpilih sebagai Ketua Rohis Rohani Islam (Rohis) Provinsi NTB sekaligus sebagai utusan Provinsi NTB untuk mengikuti Kongres Rohis di jakarta.
Dijelaskannya, Rohis merupakan organisasi murid/pelajar yang bergerak di bidang keagamaan Islam di sekolah. Rohis berfungsi menguatkan pemahaman dan pembiasaan pengamalan Pendidikan Agama Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, Rohis menjadi wahana menyiapkan kepemimpinan masa depan yang moderat, berkarakter, dan penuh cinta.” Jelas Yuspita.
Ia juga menjelaskan bahwa dalam kongres tersebut, peserta akan dibekali materi dari narasumber yang kompeten dalam bidangnya untuk menguatkan Lima Dimensi Cinta (Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Diri dan Sesama, Cinta Ilmu Pengetahuan, Cinta Lingkungan, dan Cinta Tanah Air); Sembilan Nilai Kerohanian Islam (SNR) yang meliputi Cinta Qur’an dan Hadis, Cinta Ibadah, Cinta Orang Tua dan Guru, Cinta Tanah Air, Cinta Belajar, Cinta Diri dan Sahabat, Cinta Damai, Cinta Lingkungan, dan Cinta Inovasi.
Dari Kongres ini kata Yuspita untuk menguatkan organisasi Rohis, sehingga diharapkan muncul generasi yang visioner, adaptif, dan siap berkontribusi nyata bagi agama, bangsa, dan dunia dalam menebarkan Islam yang rahmatan lil ālamīn.” Kata Yuspita.
Yuspita juga berharap dengan dipercayakannya Muhammad Khairan Rafie selaku Ketua Umum Rohis NTB pada Kongres Rohis Nasional I diharapkan menjadi tonggak sejarah kebangkitan Rohis di tiap Sekolah sebagai salah satu wadah siswa untuk saling berdiskusi tentang keislaman.
Pada bagian lain, Direktur Pendidikan Agama Islam, M. Munir mengungkapkan bahwa Direktorat Pendidikan Islam (PAI) Kemenag memiliki kepentingan untuk melakukan pembinaan Rohis. Salah satu bentuk pembinaan tersebut adalah membentuk organisasi resmi binaan Kementerian Agama. Sejalan dengan itu, Direktorat Pendidikan Agama Islam menginisiasi Kongres perdana Rohis Nasional.” Kata M. Munir.
Direktur Pendidikan Agama Islam, M. Munir memandang bahwa Rohis memiliki peran yang sangat penting dalam konteks kekinian. Hal ini disampaikan saat membuka Penguatan Karakter Siswa sebagai Pengurus Rohis (Dukungan Pengembangan Karakter Siswa Melalui 9 Nilai Rohis bagi Pembina Rohis Zona Barat), di Serpong, Minggu (19/10/2025)).
“Selain sebagai sarana penguatan dan pembentukan karakter, Rohis ini bisa menjadi agen perubahan (agent of change) dan penangkal ekstrimisme dan radikalisme melalui semangat lima dimensi cinta dan moderasi beragama,” jelas M. Munir.
M. Munir juga menjelaskan manfaat Kongres Rohis ini. Kongres ini bisa menjadi wahana membangun jejaring nasional untuk memperkuat ikatan persaudaraan sesama anggota Rohis.
“Yang jelas dalam Kongres Rohis ini akan dibentuk Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Rahis Nasional, Kepengurusan Rohis Tingkat Nasional dan sekaligus program kerjanya,” tambah M. Munir.
Kongres perdana Rohis Nasional I ini diperkirakan akan diikuti 340 pengurus Rohis dari 34 Provinsi. Selain kongres, kegiatan ini juga didahului oleh Talk Show dengan mendatangkan narasumber yang berkompeten di bidang Pendidikan Agama Islam.
Pewarta: TIM

0 Komentar