Kapolda NTB: Pencegahan Kejahatan Harus Jadi Prioritas, OKP dan BEM Diajak Kolaborasi
BidikNews.net,Mataram — Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antara kepolisian dan generasi muda. Edy Murbowo selaku Kapolda NTB menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama organisasi kepemudaan (OKP) serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kota Mataram di Dapoer Sasak, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) ini menjadi ruang dialog antara kepolisian dan unsur pemuda untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam sambutannya, Kapolda NTB menyampaikan bahwa bulan Ramadhan merupakan momen yang tepat untuk memperkuat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang lebih terbuka antara kepolisian dan generasi muda.
“Pada hari ini di bulan Ramadhan kita bisa bersilaturahmi dan berbuka puasa bersama. Ini forum yang sangat baik antara Polda dengan OKP dan BEM di Kota Mataram,” ujarnya.
NTB Jadi Inspirasi Kepemimpinan
Kapolda NTB mengungkapkan bahwa Nusa Tenggara Barat menjadi inspirasi dalam menjalankan tugasnya sebagai aparat penegak hukum. Ia menekankan pentingnya bekerja dengan niat yang baik demi kepentingan masyarakat, institusi, dan negara.
Menurutnya, semangat tersebut sejualan dengan visi Polri yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga menegaskan pentingnya menerapkan prinsip transparansi, profesionalisme, dan prosedural dalam setiap tugas kepolisian sebagai bagian dari konsep Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan).
“Semua yang kita lakukan harus dilandasi niat baik untuk masyarakat. Bekerja secara transparan, profesional, dan sesuai prosedur agar membawa keberkahan, baik di dunia maupun akhirat,” katanya.
Ajak OKP dan BEM Bangun Paradigma Pencegahan
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda NTB juga mengajak organisasi kepemudaan dan mahasiswa untuk bersama membangun paradigma baru dalam menjaga keamanan daerah.
Ia menegaskan bahwa pendekatan pencegahan harus menjadi prioritas utama, sementara penegakan hukum menjadi langkah terakhir jika terjadi pelanggaran.
“Paradigma kita harus modern. Pencegahan kejahatan harus menjadi langkah utama, sedangkan penegakan hukum adalah pilihan terakhir,” jelasnya.
Untuk itu, kolaborasi antara kepolisian, organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Mahasiswa dan OKP Sambut Ajakan Kolaborasi
Ajakan kolaborasi dari Kapolda NTB tersebut mendapat respons positif dari berbagai organisasi mahasiswa dan kepemudaan yang hadir.
Ketua BEM Universitas Mataram periode 2025–2026, Lalu Nazir Huda, menyampaikan pihaknya menyambut baik inisiatif kerja sama antara Polda NTB dengan mahasiswa.
Ia menegaskan bahwa BEM siap membuka ruang kolaborasi dalam berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kami menerima dengan baik ajakan kolaborasi ini. BEM terbuka jika ada ruang kerja sama antara Polda dan BEM, karena BEM juga merupakan bagian dari elemen yang membantu masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) NTB periode 2024–2026, Irwan Julkarnain, juga menyambut positif rencana kolaborasi antara kepolisian dan organisasi kepemudaan.
Menurutnya, sinergi antara aparat dan generasi muda merupakan langkah yang tepat untuk memperkuat peran masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah.
“Kami menyambut baik rencana kolaborasi ini. Sudah semestinya kita bersama-sama bekerja untuk masyarakat. Harapannya ke depan ada tindak lanjut yang melibatkan lebih banyak anak muda,” ungkapnya.
Kolaborasi Jaga Stabilitas Pembangunan
Kapolda NTB menegaskan bahwa kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan daerah. Peran aktif masyarakat, khususnya generasi muda, sangat dibutuhkan dalam menjaga stabilitas sosial.
Ia berharap pertemuan ini menjadi awal kolaborasi yang lebih kuat antara kepolisian dengan OKP dan BEM se Kota Mataram, NTB.
“Hari ini menjadi awal kolaborasi antara Polda dengan OKP dan BEM di Mataram, Polda NTB tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga kamtibmas,” tegasnya.
Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi faktor penting bagi keberlangsungan pembangunan daerah. Tanpa kondisi kamtibmas yang kondusif, program pembangunan tidak dapat berjalan secara optimal.
Silaturahmi Ramadhan Perkuat Sinergi
Suasana kebersamaan terasa hangat sepanjang kegiatan yang diisi dengan dialog santai antara Kapolda dan perwakilan organisasi mahasiswa serta pemuda.
Melalui kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama ini, diharapkan terbangun komunikasi yang lebih kuat antara aparat keamanan dan generasi muda dalam menjaga harmoni sosial di Nusa Tenggara Barat.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif sehingga pembangunan daerah dapat terus berjalan demi kesejahteraan masyarakat.
Pewarta: TIM

0 Komentar