Indonesia Mini Proyek Bakal Dibangun di Polandia

Lokasi Dolina Charlotty Resort and Spa di Slupsk, Polandia. Foto : Repro BidikNews

BidikNews
– Pembangunan Indonesia Mini di Polandia bakal terwujud setelah Kepala Dinas PMPTSP Provinsi NTB, Ir. H. Mohammad Rum, MT. melakukan rapat secara virtual dengan pemerintah Polandia. Rapat ini membahas potensi promosi dagang, pariwisata dan budaya Indonesia melalui pembangunan Indonesia Mini di Dolina Charlotty Resort and Spa di Slupsk, Polandia (4/3) kemarin.

Rencana pembangunan Indonesia Mini di Negara Polandia di benarkan Kepala DPMPTSP Provinsi NTB kepada wartawan. Turut hadir dalam Rapat virtual tersebut antara lain dari Kementerian Pariwisata Parekraf, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Kementerian Dalam Negeri, Dinas Perdagangan Prov. NTB, Pemprov Bali, Pemprov NTT  dan Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Polandia yang berada di Warsawa,”kata H. M.Rum.

Pemerintah Polandia berencana akan membuat Indonesia Mini Project dalam sebuah pulau yg ada di Polandia yang nantinya akan disebut Pulau Indonesia. Dalam Indonesia Project Mini ini akan terdapat bangunan, tempat, monumen, budaya, infrastruktur dan kebun binatang dengan flora-fauna yang memiliki ciri khas dari destinasi pariwisata Indonesia seperti Bali, NTB dan NTT.” Jelas H. M. Rum.

Dolina Charlotty Resort and Spa di Slupsk, Polandi. Foto : Repro BidikNews

Kepala Dinas PMPTSP Provinsi NTB dalam hal ini sebagai perwakilan Pemerintah Indonesia memberikan aprasiasi terhadap ide dan semangat dari Pemerintah Polandia untuk membuat sebuah pulau miniatur Indonesia di Polandia.

"Pemerintah berharap dengan adanya pembangunan Indonesia Mini di Dolina Charlotty Resort and Spa di Slupsk, Polandia ini akan membuka instalasi kerjasama antara Pemerintah indonesia dengan Pemerintah Polandia baik di bidang pariwisata, perdagangan dan lain-lain".

"Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barar juga siap untuk mendukung suksesnya project ini", kata Muhammad Rum.

Dalam rapat virtual tersebut terungkap bahwa pemerintah Polandia telah menyediakan lahan seluas 50 hektar untuk project ini. Dari jumlah areal seluas 50 hektar tersebut akan dibagi menjadi 3 bagian, yaitu masing-masing 15 hektar untuk Provinsi Bali, NTB dan NTT.” Ujar H.M.Rum.

Pewarta : Tim BidikNews
Editor    : BN-007

0 Komentar