Program Pj. Walikota Bima Dimulai dari Masjid Sebagai Harapan Besar Untuk Perbaiki Moral Ummat

Foto: Repro BidikNews. dengan latar Masjid Agung Al Muwahiddin Kota Bima

BidikNews,Bima,NTB
- Masyarakat Kota Bima, dan masyarakat sangat menaruh harapan besar langkah Pj Walikota Bima untuk memperbaiki aspek moral sehingga program Pj yg mulai dari masjid cukup bisa diterima. Hal itu diungkapkan H.Ilyas Sarbini, SH, MH beberapa waktu lalu kepada media ini. 

Dikatakannya, langkah mulia Pj. Walikota Bima melalui program yang dimulai dari masjid sebagai sebuah langkah brilian yang harus diterima oleh semua elemen masyarakat.

Dalam pandangannya, PJ. Walikota Bima disebutnya sebagai pemimpin yang bisa memaknai masjid sebagai benteng penyelamat moral khususnya generasi milenial dari arus modernisasi saat ini.

Menurut H. Iyas Sarbini, langkah H. Muhammad Rum dinilainya sebagai landasan yang kuat untuk mengahadapi degradasi moral generasi milenial, sehingga fungsi masjid selain sebagai tempat ibadah, juga dijadikan sebagai tempat pembinaan ukhuwah islamiyah, taklim dan dakwah, serta muamalah.

Karena esensi masjid, menurutnya tidak hanya sebagai tempat ibadah, tapi bisa berfungsi sebagai pusat aktivitas umat Islam dalam kegiatan keumatan, juga sebagai pusat pengembangan dakwah Islam, serta menjadi pusat peradaban bagi kemajuan Islam.” Kata Mantan Anggota KPUD Provinsi NTB itu.

“Masjid menjadi garda terdepan dalam meluruskan dan menjawab setiap tantangan dinamika perkembangan Islam,” ujar H. Ilyas Sarbini dan Pengacara Senior  itu. 

Ilyas Sarbini mengatakan, membangun sebuah masjid memang sangatlah berat, tapi ada yang lebih berat lagi yaitu memeliharanya, mensucikannya dan memakmurkannya, karena selesainya pembangunan masjid mengandung konsekuensi tersendiri bagi masyarakat sekitarnya.

Selain itu, kata H.Ilyas Sarbini, kehadiran masjid merupakan cermin tali ukhuwah umat dalam bingkai dimensi sosial, dimana masyarakat muslim akan dapat menempatkan dirinya secara utuh, baik jasmani maupun rohani.

Ilyas Sarbini meyakini bahwa Pj.Walikota Bima H. Muhammad Rum sendiri sangat memahami bahwa mesjid bukan hanya sekadar bangunan peradaban yang bersifat fisik. Masjid merupakan bangunan akidah dalam konteks untuk memperbaiki kualitas hidup beragama.

"Masjid adalah tempat utama untuk membina kesalehan beragama, masjid merupakan pranata keagamaan terbesar dalam Islam, masjid adalah lembaga risalah yang mengabadikan nilai-nilai perjuangan Nabi Muhammad SAW.” Kata H. Ilyas Sarbini.

Giat Pj. Walikota bima mengunjungi ummat di setiap masjid

Sehingga dalam pandangan Ilyas Sarbini bahwa PJ Walikota Bima dalam tugas pemerintahannya tentu, akan menjadikan masjid  sebagai pusat ibadah, pusat dakwah, dan pusat kebudayaan Islam. Oleh karena itu, masyarakat kota Bima harus bisa menjadikan masjid sebagai tempat memperbaiki diri.

Menurut H. Ilyas Sarbini bahwa H. Muhammad Rum selaku Pj.Walikota Bima melihat setiap pribadi dan generasi Muslim di manapun memiliki keterpautan hati dan jiwa dengan masjid. Sehingga Masjid bisa menjadi benteng akhlaqul karimah di tengah perubahan sosial, polusi moral, dan keguncangan nilai-nilai yang terjadi di masyarakat.” Tutur H. Ilyas Sarbini

Karena itu, kata H. Ilyas Sarbini, Umat Islam yang rajin ke masjid, seyogyanya menjadi umat yang tercerahkan, baik hati maupun pikirannya, menjadi umat yang terbentuk kesalehan ritual maupun kesalehan sosialnya," ujarnya.

Ilyas Sarbini juga menegaskan masjid adalah simbol aktif persatuan umat. Dengan demikian, menjadi kewajiban umat Islam untuk senantiasa menjaga kesucian dan kehormatan masjid dari segala hal yang dapat menodai kesuciannya.” Tutupnya.

Pewarta : Dae Ompu


0 Komentar