Korem 162/WB Gelar Talkshow 2023, Literasi Digital Milenial di Tahun Pemilu


Peran kelompok muda, terutama generasi Milenial dan Gen Z (genzi), sangat diharapkan untuk berpartisipasi dalam Pemilu. Pemuda memiliki peran penting dalam mensosialisasikan politik sehat yang bebas hoaks serta mengajak kelompok muda menggunakan hak suaranya. Hal ini menjadi penting bagi semua pemangku kebijakan, termasuk TNI yang menjadi salah satu garda terdepan dalam memastikan keamanan dan kesuksesan pemilu mendatang.

BidikNews,net,Mataram,NTB - Menyadari pentingnya peran generasi muda dalam Pemilu, Korem 162/WB menyelenggarakan Talkshow Literasi Digital dengan tema “Peran Milenial Mewujudkan Indonesia Emas” yang akan diselenggarakan pada Hari Rabu Tanggal 13 Desember 2023 pukul 09.00 – 12.00 WITA di Grand Aruna Ballroom Hotel Aruna Senggigi Kabupaten Lombok Barat. 

Sebagai narasumber, hadir Danrem 162/WB, Brigjen TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han. Ketua KPU Provinsi NTB Suhardi Soud,SE, dan Founder Drone Emprit Ismail Fahmi, S.T., M.A., Ph.D.

Danrem 162/WB pada kesempatan itu menyampaikan bahwa teknologi Informasi telah menyentuh seluruh lapisan, sehingga dapat menimbulkan kerawanan terhadap keamanan negara. Oleh karena itu, dibentuklah badan siber yang bertujuan untuk menangkal kerawanan tersebut.

Danrem 162/WB, Brigjen TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han, ketika memberikan pemaparan dihadapan ratusan peserta.

Dewasa ini, kata Danrem 162/WB, Brigjen TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han, muncul istilah perang siber dan perang informasi yang bertujuan merusak tatanan, pola pikir, perilaku, dan budaya suatu negara. Mari bersama-sama berjuang untuk menangkal kerawanan yang dapat merusak persatuan kesatuan bangsa dan negara,” himbau Brigjen TNI Agus Bhakti.

Ketua KPU Provinsi NTB, menjelaskan bahwa Pemilu tahun 2024 akan didominasi oleh Milenial dan Gen Z, sehingga perlu menjadi perhatian bersama guna menuju kemakmuran di masa depan bangsa. 

Anak muda dewasa ini kata Suhardi Soud cenderung tidak terlalu peduli dengan Politik dan Demokrasi, sehingga dirasa sangat penting adanya sosialisasi agar pesan-pesan dapat tersampaikan dengan tepat. 

Suhardi Soud,SE juga menghimbau para generasi muda lebih peduli terkait perkembangan situasi dalam menyambut Pemilu Tahun 2024.

Founder Drone Emprit Ismail Fahmi, ketika penyampaian materi sekaligus menjawab pertanyaan dari peserta.

Penyampaian terakhir oleh narasumber yang diundang khusus oleh Korem 162/WB, yaitu Founder Drone Emprit Ismail Fahmi, guna memberi pemahaman pada generasi Milenial terkait dengan Pemilihan Umum menjelaskan:

1. Bagaimana mengenal cyber troops & computational propaganda. Sangatlah penting dalam mencari sebuah informasi agar diketahui terlebih dahulu sumber dari berita atau informasi tersebut. Ada beberapa wadah dan platform pengawasan berita/informasi seperti Cyber troops dan Computational Propaganda yang memantau akun tertentu dengan tujuan tertentu.

2. Memahami media sosial attention economy. Dewasa ini berita sangat mudah diakses melalui wadah berita maupun platform tertentu dengan berbagai tujuan baik ekonomi, politik, sosial budaya dll. 

Hal tersebut dapat menimbulkan pro dan kontra serta memberi dampak negatif dan positif (polarisasi) bagi kehidupan.

Penyerahan cenderamata oleh Danrem 162/WB, Brigjen TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han, kepada Ketua KPU Provinsi NTB, Peserta dan Founder Drone Emprit Ismail Fahmi.

3. Generasi Milenial dan Gen Z sebagai penentu, generasi muda harus memahami cara menggunakan media sosial secara bertanggungjawab, terutama ketika terkait dengan berita hoaks atau palsu yang dapat menimbulkan perpecahan. 

Berpikir secara kritis dalam mengunggah konten di internet guna mencegah intoleransi dan politik identitas yang dapat menimbulkan perpecahan. 

Generasi muda perlu dilibatkan dalam diskusi dan kampanye online yang konstruktif untuk membentuk pemahaman politik yang lebih luas dan partisipatif menjelang Pemilu. 

Pengaruh generasi Milenial dan Gen Z dalam politik sangat penting untuk menentukan arah politik dan masa depan Indonesia.

4. The development of political social media polarization in 2014 - 2017. Setelah pembahasan dari tiga narasumber, talkshow dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. 

Danrem 162/WB, Brigjen TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han berpose bersama para peserta dan pemateri usai acara

Terlihat antusiasme dari para peserta yang terdiri dari Universitas Negeri Mataram (UNRAM), Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) Mataram, Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram. Juga hadir Mahasiswa Universitas Bumigora, dan Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT). 

Kegiatan talkshow diakhiri dengan pengumuman lomba TikTok yang mengangkat tema tentang “Peran Milenial Mewujudkan Indonesia Emas” serta foto bersama.  Demikian rilis yang disampaikan Penrem 162/WB Mataram kepada media.

Pewarta : Tim BidikNews.net

0 Komentar