Prof. DR. H. Maimun Zubair, M. Pd
"Jangan pernah tergoda oleh pikiran sesat tentang pengasuhan orang tua. Di usia senja, orangtua hanya mendambakan kasih sayang dan kehadiran anaknya, bukan tempat yang megah. Bagi orangtua, ke panti sosial itu bukan sekadar pindah tempat, tetapi kehilangan rumah sejatinya—yakni hati anaknya sendiri."
BidikNews.net - Demikian Prof. DR. H. Maimun Zubair, M. Pd salah seorang Guru Besar dan Wakil Rektor II Universitas Islam Negeri Mataram dalam sebuah kesempatan di Mataram.
Apa yang disampaikan Prof. DR. H. Maimun Zubair, M. Pd itu dapat menjadi pengingat bagi kita untuk selalu menghargai dan mengenang jasa seorang ibu karena seorang ibu adalah segalanya.
Dalam pandangan banyak orang menggambarkan, bahwa Ibu adalah simbol cinta, pengorbanan, dan kekuatan. Ibu juga bisa diibaratkan sebagai pelindung, penuntun, guru pertama, bahkan malaikat tanpa sayap.
Selain itu, beberapa metafora yang sering digunakan untuk menggambarkan sosok ibu, antara lain, sebagai Pelita yang menerangi jalan hidup anak-anaknya, memberikan cahaya dan harapan.
Ibu juga disebut sebagai Pohon yang Memberikan tempat berlindung, keteduhan, dan kekuatan. Dan bahkan seorang Ibu diibaratkan sebagai Lautan, tempat menampung segala keluh kesah, memberikan ketenangan dan kedamaian.
Seorang Ibu diibaratkan malaikat tanpa sayap karena sosok ibu yang selalu ada, memberikan kasih sayang tanpa syarat, dan berkorban demi anak-anaknya.
Juga disebutkan bahwa Ibu merupakan Guru pertama yang mendidik, membimbing, dan memberikan contoh terbaik bagi anak-anaknya sekaligus sebagai Pemimpin yang mampu mengelola keluarga dengan baik, penuh tanggung jawab, dan bijaksana.
Foto: Ilustrasi BidikNews.net
Selain itu, ibu juga sering digambarkan sebagai sosok yang tak pernah lelah, selalu memberikan dukungan, dan memiliki cinta yang tak terbatas.
Pesan yang disampaikan Prof. DR. H. Maimun Zubair, M. Pd itu memantik nurani kita semua untuk memahami bahwa Ibu adalah Wanita yang selalu ada dalam benak dan ingatan. Ibu adalah sosok yang selalu ada, bahkan ketika orang lain mungkin pergi. Kasih sayangnya tulus, ikhlas, dan tidak mengharapkan balasan.
Ibu tidak hanya hadir dalam kehidupan fisik, tetapi juga dalam pikiran dan hati anak-anaknya. Setiap momen bersama ibu, baik suka maupun duka, akan menjadi kenangan yang tak akan pernah pudar. Kasih sayangnya, pengorbanannya, dan segala yang telah ia berikan akan selalu terukir dalam kenangan.
Ibu adalah sosok yang paling berpengaruh dalam kehidupan anak-anaknya. Ia memberikan kasih sayang, pelajaran berharga, dan keteguhan. Ibu selalu mendoakan yang terbaik untuk anak-anaknya, bahkan hingga akhir hayatnya.
"Ibu, engkau adalah cahaya dalam kegelapan hidupku."
"Kasih ibu tiada tara, selalu hadir dalam setiap langkahku."
"Ibu, engkau adalah pahlawanku yang sejati."
"Cinta ibu bagaikan matahari yang tak pernah redup."
"Hadirnya ibu, membuat hidupku berwarna."
Pewarta: Dae Ompu
0 Komentar