Sambut Ramadhan 1447 H/2026 M, UIN Mataram Inisisasi Gerakan Donor Darah Massa

Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., ketika rapat persiapan gerakan donor darah massal di Ruang rapat Rektor UIN Mataram. (Foto: Dok.Humas.ppid UIN Mataram)

BidikNews.net,Mataram
- Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Universitas Islam Negeri Mataram mengambil langkah nyata dalam meneguhkan peran sosial perguruan tinggi melalui penyelenggaraan donor darah massal dengan target pengumpulan 1.200 kantong darah. 

Kegiatan kemanusiaan ini dijadwalkan berlangsung pada 15 Februari di kawasan Epicentrum Mall Mataram, dan terbuka untuk partisipasi luas masyarakat. Rabu, 20/01/2026.

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menegaskan bahwa keberadaan kampus tidak boleh berhenti pada fungsi akademik semata. Dalam rapat panitia persiapan kegiatan, ia menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki panggilan etik untuk hadir dan memberi manfaat langsung bagi kehidupan sosial masyarakat.

“Kampus harus melampaui tembok ruang kelas. Ia harus hidup bersama denyut masyarakat. Setetes darah yang kita sumbangkan hari ini bisa menjadi harapan hidup bagi orang lain,” ungkap Rektor.

Menurutnya, momentum Ramadan menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus penguatan nilai empati dan solidaritas. Oleh karena itu, UIN Mataram menggagas kegiatan donor darah ini sebagai bentuk ibadah sosial yang menjembatani nilai keislaman dengan aksi kemanusiaan yang konkret dan berdampak.

Kegiatan ini disiapkan secara serius dengan melibatkan berbagai unsur profesional dan institusi kesehatan. Secara teknis, donor darah massal akan didukung oleh Palang Merah Indonesia (PMI), tim medis RSUD Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, Klinik UIN Mataram, serta mendapat dukungan penuh dari Paguyuban Indonesia Tionghoa (INTI) NTB. 

Kolaborasi lintas lembaga ini menjadi fondasi penting untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan optimal.

Lebih jauh, Prof. Masnun Tahir menyampaikan bahwa gerakan ini diharapkan menjadi contoh praktik baik bagi perguruan tinggi keagamaan lainnya. Sebagai Ketua Forum Rektor PTKIN Indonesia, ia mendorong agar kampus-kampus PTKIN menjadikan aksi kemanusiaan sebagai bagian integral dari tridarma perguruan tinggi.

“Ketika kampus hadir dengan empati dan kepedulian, maka pendidikan tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga memanusiakan,” ujarnya.

Melalui donor darah massal ini, UIN Mataram kembali menegaskan posisinya sebagai kampus yang tidak hanya berpikir untuk masa depan ilmu pengetahuan, tetapi juga bergerak aktif merawat nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kebersamaan dalam kehidupan sosial.  (Humas-ppid UIN Mataram)

Pewarta: TIm


0 Komentar