Sejenak Bersama H. Amir, S.Pd, MM, Mengemban Tugas Disegala Lini, 11 Kali Menjabat Sebagai Plt di Pemprov NTB

H. Amir, S.Pd, MM.
Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah aparat pemerintah sehingga dituntut mampu menjadi teladan yang professional, memiliki integritas dan amanah dalam memangku jabatan.

BidikNews.net,NTB - Begitu juga dengan pribadi  H. Amir, S.Pd, M.M. yang mengawali karier sebagai ASN di Pemprov. NTB sejak tahun 1993, ditugaskan di Kantor Perpustakaan Nasional Provinsi NTB, salah satu Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) sebagai Pegawai Pusat. Kantor Perpustakaan Nasional Provinsi NTB sendiri beberapa kali berubah nomenklatur, dan terakhir tahun 2008 menjadi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB. 

Berawal sebagai staf biasa, H. Amir menjalani tugas penuh tanggung jawab. Saat itu ia ditugaskan sebagai Staf, Sekretaris, dan Bendahara pada Program Dekonsentrasi (APBN), juga Program Proyek Pengembangan Perpustakaan Umum dan Sekolah bantuan dari Bank Dunia. 

Seiring berjalannya waktu, H. Amir Kemudian memilih jalur Fungsional Pustakawan selama 5 tahun, yakni tahun 2000 – 2005. Kemudian Ia kembali dipercaya sebagai Pengelola Keuangan/Bendahara Rutin (APBD) tahun 2005 – 2007, hingga mendapat Promosi dalam Jabatan Struktural sebagai Kepala Subbidang SDM di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB tahun 2007-2008.

Kemudian pada Agustus tahun 2009 H. Amir mendapat tugas baru sebagai Kepala Sub Bagian Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga pada Biro Administrasi Kesra, Sekretariat Daerah Provinsi NTB sampai dengan tahun 2013 (4 tahun).  

Pada Bulan November 2013, H. Amir, S.Pd mendapat Promosi Jabatan sebagai Kepala Bagian Bina Kemasyarakatan pada Biro Administrasi Kesra sampai dengan Januari 2017 (4 Tahun).

Pada saat yang bersamaan, disamping tugas sebagai Kabag Bina Kemasyarakatan, H. Amir juga ditugaskan sebagai Plt. Kabag Bina Kesejahteraan Sosial, dan Kabag Bina Keagamaan. 

Selama bertugas sebagai Kepala Bagian di Biro Administrasi Kesra memiliki posisi strategis dalam rangka pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah, Pemuda Pelopor, dan PASKIBRAKA bersama Perangkat Daerah terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas DIKBUD, Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB, RSJ, dll.

H. Amir, mengisahkan yang paling terkesan di akhir tahun 2016 adalah ketika dirinya diberi amanah dan dipercaya untuk mengkoordinasikan, mengumpulkan dokumen,  mengorganisasikan, dan melaksanakan pertemuan-pertemuan dalam rangka melanjutkan pengusulan Gelar Pahlawan Nasional bagi Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. 

Selama 5 (lima) bulan di akhir 2016 intens melaksanakan FGD menghadirkan para tokoh sejarah, murid-murid Maulana Syaikh, dan tokoh masyarakat yang mengetahui sejarah kehidupan Maulana Syaikh. Juga melakukan studi tiru keberhasilan daerah lain dalam pengusulan Gelar Pahlawan Nasional, salah satunya ke Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dinas Sosial Kabupaten Jombang, dan keluarga K.H. Hasbullah di Ireng, Jombang. 

Selanjutnya pada Bulan Januari 2017 – 2020 H. Amir ditugaskan ke  Dinas Sosial Provinsi NTB sebagai Kabid Pemberdayaan Sosial dengan tugas khusus dari Pimpinan saat itu untuk melanjutkan proses pengusulan Gelar Pahlawan Nasional bagi Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. 

Bersama Kadis Sosial, Dr. H. Ahsanul Khalik, dan Tim Kerja yang solid saat itu bekerja siang dan malam, menelusuri, mengumpulkan dokumen, melaksanakan seminar, FGD, sosialisasi dan memohon dukungan masyarakat, berlangsung selama 10 (sepuluh) bulan.

Sebuah perjalanan panjang bersama anggota tim lainnya, akhirnya perjuangan mendapatkan Gelar Pahlawan Nasional untuk TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid diraih dengan sempurna. Gelar Pahlawan Nasional TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid ditetapkan oleh Presiden RI, Joko Widodo pada tanggal 9 November 2017. 

Perjuangan panjang yang melelahkan itu, bagi H. Amir cukup mengasyikkan, terkesan, dan memberikan catatan sejarah dalam perjalanan hidup dan pengalaman kariernya, karena Ia bisa hadir kembali di Istana Negara mendampingi Keluarga Penerima Gelar Pahlawan Nasional. Setelah sebelumnya beberapa kali pernah masuk Istana Negara mendampingi Juara Sekolah Sehat, Pemuda Pelopor Terbaik, saat bertugas di Biro Administrasi Kesra” kenangnya.

Pada saat bertugas di Dinas Sosial, disamping melaksanakan tupoksi Bidang Pemberdayaan Sosial seperti Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional, Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (PKAT), penggalian Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS), Penanganan Penyandang/Pemerlu Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), H. Amir juga mendapat tugas tambahan sebagai Plt. Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial selama 3 (tiga) bulan. 

Tugas Plt. yang diiterima H. Amir ini bersamaan dengan kejadian bencana sosial, kerusushan di Wamena, Papua tahun 2019. Ia pun kemudian mendapat tugas khusus ke Wamena untuk mengurus sampai tuntas 210 warga NTB yang terdampak bencana sosial tersebut.

Seiring dengan proses pembinaan dan pengembangan karier dan jabatan pegawai, tepatnya tanggal 5 Februari 2020 H. Amir dirotasi dan mendapat tugas baru sebagai Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB s.d. Februari 2026. 

Selama menjabat sebagai Sekretaris, H. Amir mendapat tugas tambahan sebagai Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB sebanyak tujuh kali, satu kali di tahun 2021, dan berturut-turut enam kali di tahun 2023 - 2025. 

Disamping itu juga H. Amir aktif sebagai Pengurus kegiatan sosial kemasyarakatan, keagamaan, dan keolahragaan selama 26 tahun terakhir, sejak tahun 2000. Seperti,  Pengurus inti Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Provinsi NTB Tahun 2010-2019, Pengurus PON Tahun 2012, PORPROV NTB Tahun 2014. 

"Yang paling terkesan saat sebagai Pengurus Cabang Olahraga Atletik, Atlet Atletik meraih 7 Medali Emas  pada PON di Riau tahun 2012, melampaui target. Target yang diberikan Pemprov NTB saat itu hanya 6 Medali Emas." Kenang H. Amir.

Dan saat ini juga, H. Amir masih dipercaya sebagai Sekretaris Umum Organisasi sosial terbesar di NTB yang menanungi puluhan ribu warga Bima yang bernama Rukun Keluarga Bima Pulau Lombok (RKBPL), dan beberapa organisasi sosial kemasyarakatan lainnya. 


Pewarta: Dae Ompu


0 Komentar