BidikNews.net,NTB – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Abul Chair, menerima kunjungan silaturahmi Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi NTB di Ruang Rapat Sekda NTB, Senin (4/5/2026). Turut mendampingi Analis Kebijakan Ahli Muda, M. Hasbi Jauhari, S. IP., dan Kasubbag Tata Usaha, Solihin, SH.
Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BKPRMI dalam pembinaan generasi muda serta pengelolaan fungsi masjid.
Dalam pertemuan tersebut, Abul Chair menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua DPW BKPRMI NTB, H. Jamaludin, ST, beserta seluruh jajaran pengurus atas kontribusi mereka dalam membina umat dan generasi muda.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran BKPRMI atas silaturahmi ini serta dedikasinya dalam membina umat,” ujar Abul Chair.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPW BKPRMI NTB, H. Jamaludin, ST, mengucapkan selamat atas pelantikan Abul Chair sebagai Sekda NTB.
Ia kemudian memaparkan berbagai program yang telah dilaksanakan sejak September 2025, seperti pelatihan bagi guru ngaji di Gedung Wali Kota dan pawai menyambut Ramadan di kawasan Islamic Center yang diikuti oleh sekitar 3.000 peserta.
Jamaludin juga menyampaikan sejumlah agenda besar yang tengah dipersiapkan, di antaranya kehadiran BKPRMI NTB pada Musyawarah Nasional (Munas) di Jakarta pada 14–15 Mei 2026 dan persiapan menuju Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) tingkat nasional pada 2027.
Selain itu, BKPRMI berencana memberangkatkan qori dan qoriah dewasa dari Kabupaten Sumbawa Barat dan Bima untuk mengikuti ajang MTQ tingkat nasional pada 22 Mei mendatang.
Di samping pemaparan program, pihak BKPRMI menyampaikan permohonan dukungan fasilitas sekretariat yang telah diajukan melalui surat kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk menempati Gedung Pendidikan di kawasan Islamic Center.
Mereka juga mengharapkan dukungan pendanaan untuk ajang FASI, mengingat NTB secara konsisten menempati peringkat 10 besar tingkat nasional.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Sekda NTB Abul Chair menyatakan bahwa pemerintah daerah memahami dan mengupayakan solusi terbaik, meskipun terdapat keterbatasan ruang dan fiskal.
“Terkait sekretariat, masih dirembukkan peta lokasinya karena keterbatasan tempat. Namun, kami tetap berupaya memberikan solusi terbaik,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa di tengah keterbatasan fiskal, pemerintah daerah tetap berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi NTB serta memaksimalkan pelayanan publik sesuai arahan gubernur.
Abul Chair menekankan pentingnya peran BKPRMI sebagai simpul pemersatu umat yang berpusat di masjid. Ia berharap masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan positif yang merangkul banyak pihak tanpa membuat sekat.
“BKPRMI menjadi simpul untuk bersatu dan masjid menjadi wadahnya. Kita harus menyatukan banyak pihak, bukan membuat sekat-sekat. Upaya mendekatkan diri kepada Allah dapat dimulai dari masjid,” tambahnya.
Di akhir pertemuan, Abul Chair mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga dan merawat identitas NTB sebagai "Pulau Seribu Masjid" yang menjadi kebanggaan bersama. (sumber: Biro Kesra Pemprov NTB).
Pewarta: Tim


0 Komentar