“Teruslah menggapai berprestasi meski ada yang tak henti mencaci.” Kalimat tersebut merupakan pesan inspiratif tentang keteguhan diri dalam menghadapi kritik. Ungkapan ini menekankan bahwa keberhasilan sejati adalah tetap fokus pada karya dan kebaikan, meskipun ada pihak lain yang mencoba menjatuhkan melalui celaan.
BidikNews..net,NTB - Pribadi yang tahan caci maki adalah sosok yang memiliki ketahanan mental (resiliensi) dan kematangan emosional yang tinggi. Mereka tidak membiarkan kata-kata kasar atau penghinaan dari orang lain meruntuhkan harga diri atau mengganggu ketenangan batin mereka.
Hal ini dialami dua Pemimpin NTB Gubernur dan Wakil Gubernur HL.Muhammad Iqbal dan Hj. Indah Damayanti Putri yang hingga saat ini terus dihujam dengan berbagai kritik oleh segelintir orang.
Pantauan media ini menyebutkan bahwa Iqbal - Dinda mampu merespons hinaan dengan tenang, bukan dengan kemarahan atau reaksi impulsif. Keduanya tetap berfokus pada kinerja dan tujuan memakmurkan umat, meskipun ada cacian yang bertujuan menjatuhkan.
Iqbal - Dinda sangat memahami bahwa pujian manusia tidak menambah kemuliaan, dan cacian manusia tidak membuat seseorang menjadi hina. Keduanya memandang makian sebagai hal yang perlu disikapi dengan kesabaran dan tidak memasukkannya ke dalam hati.
Iqbal- Dinda juga sangat menyadari bahwa bahwa caci maki lebih sering mencerminkan karakter si pencaci daripada mereka yang dicaci.
Saat menerima cacian, Gubernur dan wakil Gubernur NTB yang tengah berjaung membangun daerah ini sangat memahami bahwa caci maki dan kritikan itu energi negatif dari orang lain sebagai motivasi untuk terus berprestasi dan membuktikan diri melalui hasil nyata.
Dalam menghadapi situasi di mana caci maki dan kritikan sering terjadi (misalnya di media sosial atau lingkungan kerja), Iqbal- Dinda memilih berfokus pada kebaikan sebagai bentuk kekuatan tertinggi dalam melaksanaka amanah dan tugas sebagai kepala daerah.
Pewarta: Dae Ompu

0 Komentar