BidikNews,NTB - Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengapresiasi kecepatan respons tim gabungan dalam mengevakuasi 187 penumpang dan kru KMP Putri Yasmin yang mengalami kebakaran di perairan Selat Lombok. Gubernur mengatakan kecepatan tim penyelamat mencapai lokasi menjadi faktor penting dalam memastikan seluruh penumpang dan kru dapat dievakuasi dengan selamat, meskipun kondisi perairan memiliki karakter arus yang deras.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi
“Fokus utama kita saat ini adalah penyelamatan nyawa. Meskipun di tengah laut dengan karakter arus yang sangat deras, dalam waktu relatif singkat, sekitar dua jam setelah kejadian, enam kapal sudah berada di titik lokasi untuk melakukan evakuasi,” tegas Gubernur saat memberikan keterangan pers bersama Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, Rabu (12/8) sore.
Menurut Gubernur, evakuasi melibatkan unsur gabungan Basarnas, TNI-Polri, ASDP, Polairud, Lanal, serta pihak pelabuhan. Kesigapan tim tersebut dinilai berhasil mencegah jatuhnya korban lebih banyak sebelum kapal terbawa arus menuju Samudra Hindia.
“Kecepatan bertindak inilah yang menyebabkan semua penumpang dan kru bisa dievakuasi tepat waktu. Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh unsur tim SAR yang bekerja luar biasa di lapangan,” lanjutnya.
Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi juga menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak dalam penanganan keadaan darurat tersebut. Selain memastikan proses penanganan korban berjalan baik, Menhub mengatakan pemerintah akan memastikan hak-hak penumpang dan korban terpenuhi, termasuk layanan medis, santunan, serta ganti rugi terhadap barang maupun kendaraan yang hilang melalui mekanisme asuransi.
“Kami dari pemerintah menyampaikan keprihatinan dan turut berduka cita atas adanya korban meninggal dunia. Respons yang sangat cepat dan baik ditunjukkan oleh seluruh stakeholder. Terkait hak penumpang, baik jaminan perawatan medis, santunan, hingga ganti rugi barang/kendaraan yang hilang sudah disiapkan melalui mekanisme asuransi,” ujar Menhub.
Menhub juga meminta seluruh pihak menunggu hasil investigasi resmi untuk mengetahui penyebab kebakaran.
“Kita tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sudah tiba untuk melakukan investigasi mendalam, dan hasil tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa dapat kita cegah di masa depan,” tambah Menhub.
Setelah meninjau situasi operasional di Pelabuhan Lembar, Gubernur NTB bersama Menhub kemudian bertolak menuju RSUD Gerung atau RSUD Patut Patuh Patju, Kabupaten Lombok Barat.
Keduanya menjenguk para korban sekaligus memastikan penumpang yang mengalami luka mendapatkan penanganan medis secara maksimal.(diskominfotifntb)
Pewarta: TIM

0 Komentar