Hadirkan Qori Tingkat Dunia, Ribuan Warga Mbojo Padati Acara Halal Bihalal RKBPL 2023, Ini.! Kata Gubernur NTB dan Walikota Mataram


BidikNews,Mataram,NTB
– Ribuan warga Bima (mbojo) yang tergabung dalam Rukun Keluarga Bima Pulau Lombok (RKBPL) hadir dalam acara halal Bihalal yang bertempat di Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram pada Kamis,18 Mei 2023.

Acara Halal Bi Halal yang dirangkai dengan pelepasan 40 orang Jamah Calon Haji (JCH) yang berdomisili di Pulau Lombok tersebut mengambil tema “Kasama Weki, Kaneo Matani” dalam Bahasa Indonesia berarti “Kebersamaan Dalam Menyelesaikan Masalah”.

Hadir dalam acara Halal Bihalal tersebut sejumlah tokoh penting masyarakat bima yang berdomisili di Pulau Lombok seperti, H.Muhammad Nur,SH, H.Abdul Malik ( keduanya Mantan Sekda Pemprov NTB), H.Muhammad Rum, Kadis DPMPTSP Provinsi NTB, dan pejabatn penting lainnya serta Para tokoh pendidikan dan Akademisi seperti, Prof. Syafrudin, Prof Kadri, Prof, Bahtiar, Prof.Sutarto, Prof. Multazam, Prof Ismail serta lainnya calon calon Prof yang saat ini sedang berproses yang nantinya akan menjadi pemandu ummat di NTB

Gubernur NTB, DR.H.Zulkieflimansyah juga turut hadir dalam acara halal Bihalal RKBPL. Meski kehadirannya diujung acara tetapi kehadiran orang nomor satu di NTB itu disambut meriah ribuan warga Bima di di Auditoriun UIN Mataram itu.

Hadir pula Ketua DPRD Kota Mataram H.Didi Sumardi serta tokoh masyarakat Dompu, seperti H.Ridwan Syah Kepala Dinas PUPR Provinsi NTB, H.Mulyadi dan lain-lain selaku tamu kehormatan dalam acara yang dilaksanakan setiap tahun oleh RKBPL usai merayakan Idul Fitri setelah menjalankan Ibadah puasa sebulan penuh.

Diawali dengan lagu Kebangsaan Indonesia Raya kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung khidmat tersebut dilanjutkan dengan lantunan ayat suci al Qur`an oleh Qori ternama kelas Internasional Ustadz Syamsuri Firdaus dan Qori kebanggaan masyarakat Mbojo di pulau Lombok Ustadz Ardiansyah,S.Pd.


Pada kesempatan itu, Syamsuri Firdaus dengan lantunan suaranya memperlihatkan seluruh kemampuan yang dimilkinya dengan suara indah nan merdu sehingga ribuan pengunjung acara terpukau mendengarnya ditambah dengan cengkokan-cengkokan suara yang meliuk-liuk menambah kekaguman yang menyentuh qalbu.

Suara indah dan merdu dengan lantunan ayat yang dilantunkan Syamsuri Firdaus oleh ribuan pengunjung acara Halal Bihalal dinilai sebagai lantunan terbaik sepanjang sejarah sejak ia menjadi juara sejak tinkgat anak-anak hingga menjadi Qori kelas dunia.

Kebolehannya dalam memperdengarkan lantunan ayat suci alquran sebagai satu kelebihan yang diberikan Allah SWT kepadanya betul-betul dipersembahkannya untuk masyarakat Mbojo yang mendiami pulau Lombok NTB di acara Halal Bihalal kali ini.

Selanjutnya, Pada Kesempatan itu Ketua RKBPL, DR.Muhammad Irwan Husaini dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas partisipasi serta kjerjasama masyarakat Mbojo di Pulau Lombok sehingga Kegiatan Halal BHihalal dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

Kehadiran Qori Syamsuri Firdaus yang telah menyuguhkan kemampuan dan kelebihannya melantunkan ayat suci yang terbaik pada kesempatan ini telah membuat kami dan ribuan pengunjung acara Halal Bihalal meneteskan air mata.

Pada kesempatan itu pula, Muhammad Irwan menyampaikan peran penting masyarakat Bima yang ada di Pulau Lombok terkhusus di kota Mataram karena telah banyak berbuat untuk melaksanakan dan mensukseskan program pemerintah provinsi NTB dan Pemerintah Kota Mataram.

Diungkapkan Muhammad Irwan, RKBPL maupun warga Bima yang berada di seluruh Indonesia dalam jangka waktu 3 bulan berhasil mengumpulkan dana untuk pengadaan tanah pemakakan lengakp dengan fasilitas jalan dan pagar serta ruang serba guna. 


Sebelumnya, ungkap Muh. Irwan, RKBPL merencanakan waktu untuk pembelian tanah pemakaman tersebut selama kurun waktu 2 tahun, tetapi semangat wakaf dan infak serta sedekah dari seluruh anggota RKBPL maka waktu yang panjang dengan target 2 tahun itu mampu diselesaikan dalam jangka waktu 3 bulan.

“Alhamdulillah berkat do`a dan usaha bersama seluruh warga RKBPL maka pengadaan tanah Pemakaman itu dapat diwujudkan, sehingga bisa mengurangi dan membantu serta meringankan beban pemerintah Kota Mataram terkait tanah pemakaman, mengingat tanah pemakanan saat ini (di Kr.Medain) sudah hampir tak tertampung lagi,” kata DR.Muh. Irwan. 

“Sebagai warga Kota Mataram dan warga NTB yang berdomisili di pulau Lombok merasa bangga karena dapat memberikan kontribusi positif terhadap program pemerintah Kota Mataram dibawah pimpinan H. Mohan Roliskana yang diberi nama “Mataram Harum” semoga Kota Mataram dapat lebih baik berkembang dan maju,” kata Muh. Irwan yang disambut tepuk tangan ribuan warga Bima yang memedati lokasi acara Halal Bihalal.

Ketua RKB, Dr. Muhammad Irwan juga menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Gubernur NTB, dan menyampaikan selamat hari lahir untuk bapak Gubernur NTB Ke 51 Tahun.

"Suatu kebanggaan bagi kami Rukun Keluarga Bima yang ada di Pulau Lombok atas kesempatan Gubernur NTB untuk menghadiri undangan kami, dan selamat Ulang Tahun ke 51, senantiasa berkhidmat untuk NTB Gemilang" tutur Muhammad Irwan.


Senetrara itu, Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana ketika memberikan  sambutan pada acara tersebut menyampaikan rasa terima kasihnya yang tulus kepada warga Bima khususnya yang ada di Kota Mataram, karena telah ikut memberikan kontribusi nyata dalam perubahan dan perkembangan Kota Mataram saat ini.

Walikota menyampaikan, Bapak dan ibu juga bagian daripada aktor perubahan Kota Mataram saat ini, karena di Kota Mataram ini begitu banyak pejabat-pejabat, begitu banyak tokoh-tokoh politik kemudian para cendikiawan para intelektual juga menjadi bagian dan memberikan kontribusi yang nyata bagi perkembangan Kota Mataram.” Ungkap H.Mohan Rolsikana.

Untuk itu saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas kontribusi dari warga bima yang ada di Kota Mataram yang ikut bersama-sama untuk membangun kota yang kita cintai ini.” lanjut H Mohan Roliskana

Dikatakan Walikota, warga Bima yang berdomisili di Kota Mataram saat ini mencapai 35 ribu orang untuk itu Pemerintah Kota Mataram bertanggung

jawab untuk terus memastikan dapat merangkul dan memeluk dengan hangat semua kepentingan yang tumbuh dan berkembang di Kota Mataram.

“Kami memiliki komitmen bapak dan ibu semuanya, bahwa Pemerintah Kota Mataram bertanggung jawab untuk terus memastikan dapat merangkul dan memeluk dengan hangat semua kepentingan yang tumbuh dan berkembang di kota ini,” kata Mohan.

“mari kita rawat kota yang kita cintai ini bersama-sama karena disini kita bisa meraih mimpi-mimpi kita, mempersiapkan perkembangan generasi dan anak cucu kita dan mudah-mudahan juga pada saatnya nanti ketiaka Allah SWT kemudian memanggil kita, generasi kita berada dalam kondisi yang jauh lebih baik. “ujar Mohan yang disambut tepuk tangan meriah seluruh hadirin.

Kepada Jamaah Calon Haji (JCH) yang akan berangkat ke Tanah suci makkah, Wali Kota berpesan agar para jamaah saling membantu dan saling merawat satu sama lain selama berada di tanah suci mengingat pada tahun ini dari 655 JCH Kota Mataram 94 diantaranya berusia diatas 70 tahun.

“Pada musim haji 1444 H tahun 2023 ini hampir 94 orang jamaah calon haji berusia diatas 70 tahun maka itu saya selalu berpesan kepada jamaah haji kita untuk selalu bersama-sama kita saling membantu, saling merawat satu sama lain dan selalu saling mengingatkan selama berada di tanah suci nanti.” Pesan H. Mohan Roliskana diakhir sambutannya.


Pada kesempatan yang sama, Gubernur NTB menyampaikan pentingnya menjaga silturahim dan kebesaran hati, jiwa untuk saling memaafkan antara satu sama lain, anak-muda kepada sesepuh dan senior-senior kita di RKB, selain manfaat dari silaturahim dan memafkan adalah adanya akumulasi pengetahuan dan pengalaman, untuk kehidupan lebih baik kedepannya.

 "Penting punya kebesaran hati, kebesaran jiwa untuk saling memaafkan, bagi anak-anak muda untuk terus memelihara silaturahim pada senior dan sesepuh kita ini, Karna dengan silaturahim dan memafkan ada akumulasi pengetahuan dan pengalaman yang bisa kita timba untuk menghadirkan kehidupan dan langkah kita depan lebih baik"

Lebih lanjut, Gubernur NTB meminta kepada senior, para Tetuah Rukun Keluarga Bima Pulau Lombok agar senantiasa membuka pintu rumah seluas mungkin, kepada anak-anaknya, dan adik-adik pemuda yang ada di Mataram untuk bersilaturahim dan saling memafkan jika ada interaksi yang tidak berkenaan pada sesepuh RKB.

 "Pada kesempatan ini, kami juga meminta kepada sesepuh-sesepuh kita, agar supaya kami anak-anak muda dapat bersilatuhim dan minta maaf atas segala kekeliriuan, jika ada interaksi yang kurang berkenan"

Pada akhir sambutan Gubernur NTB pada acara halal bi halal Gubernur NTB menyampaikan permohonan maaf kepada sespuh dan seluruh orangtua kita, keluarga bima (RKB), saling memaafkan untuk menghadirkan NTB dan kota mataram lebih baik di masa yang akan datang. Tutupnya.

Pewarta: Dae Ompu


0 Komentar