![]() |
| Rakor persiapan Gelaran MotoGP dipimpin Gubernur NTB, Muhammad Iqbal, di Ballroom Hajar Aswat, Gedung Utama Bank NTB Syariah, Senin(8/9/25). |
Hal tersebut ditegaskan Karoops Polda NTB, Kombes Pol Heri Sulesmono SIK, saat mewakili Polda NTB dalam rapat koordinasi persiapan pelaksanaan MotoGP yang dipimpin langsung oleh Gubernur NTB, Muhammad Iqbal, di Ballroom Hajar Aswat, Gedung Utama Bank NTB Syariah, Senin(8/9/25).
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid SIK, menjelaskan bahwa dalam rakor tersebut dibahas secara detail berbagai aspek pendukung penyelenggaraan MotoGP, mulai dari kesiapan infrastruktur hingga pengamanan.
“Polda NTB bersama jajaran sudah menyiapkan langkah-langkah strategis, baik pengamanan di dalam maupun di luar area sirkuit. Kami juga akan didukung personel dari Polda jajaran serta BKO dari Polda lainnya,” jelasnya.
Selain menyiapkan ribuan personel pengamanan, Polda NTB juga akan melengkapi sarana dan prasarana penunjang untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi penonton, kru, hingga para pembalap internasional.
“Intinya, Polda NTB siap mendukung penuh kelancaran dan kesuksesan MotoGP Mandalika 2025,” tegas Kombes Kholid.
Sementara itu, dalam arahannya, Gubernur NTB menekankan pentingnya menyampaikan pesan positif kepada dunia internasional bahwa Indonesia aman dan siap menjadi tuan rumah ajang balap dunia tersebut. 
Gubernur NTB ketika memberikan arahan
“Dan karena itu, kita perlu sama-sama memberikan dukungan kepada teman-teman MGPA dan ITDC untuk memastikan bahwa dengan segala situasi, dengan segala tantangan ini kita tetap bisa melaksanakan MotoGP,” tegas gubernur.
Ia juga menyampaikan bahwa rute penerbangan baru dari Malang dan Yogyakarta yang akan mulai dibuka pada bulan ini harus dimanfaatkan untuk mendorong peningkatan penjualan tiket MotoGP 2025.
Selain itu, gubernur mengingatkan pihak penyelenggara untuk melibatkan tokoh adat, agama, dan pemuda di sekitar kawasan Mandalika sebagai bentuk penghormatan dan dukungan sosial bagi masyarakat lokal.
Gubernur menambahkan, pesan dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian agar penyelenggaraan MotoGP juga diiringi kegiatan sosial harus menjadi perhatian.
“Ini murah dan sederhana kegiatannya tetapi memberikan rasa kepada tokoh-tokoh dan masyarakat di sekitar lingkar lokasi, rasa bahwa mereka dihargai. Sebagai yang punya rumah mereka dihargai, diberi ruang untuk terlibat. Membuat mereka akan memberikan dukungan sepenuhnya untuk kesuksesan acara ini. Sehingga kita bisa fokus ke substansi acaranya, tidak perlu risau dengan situasi keamanan dengan dukungan dari masyarakat sekitar,” ujarnya.
Pewarta: TIM

0 Komentar