Tebar Aroma Busuk Puluhan Tahun, Warga Lingkungan Lawata Desak Pemerintah Kota Mataram Segera Pindahkan TPS

Tumpukan sampah di TPS Lawata Mataram menebar aroma busuk 
BidikNews.net,Mataram - Tumpukan sampah yang menimbulkan bau busuk yang dialami warga Lingkungan Lawata Kota Mataram. Bau busuk sampah tersebut merupakan masalah serius baik dari segi kesehatan maupun lingkungan. 

Aroma tidak sedap tersebut membuat warga Lawata Mataram merasa menderita yang berkepanjangan sehingga warga menuntut agar Tempat pembuangan Sampah di wilayah itu segera dipindahkan.

Keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Sementara di diwalayah Lawata Kota Mataram dikeluhkan dan menjadi perhatian warga masyarakat Kota Mataram yang melintasi jalur d wilayah itu.

Kawasan yang menjadi pusat dan tempat usaha kecil menengah mengais rejeki serta pusat pendidikan dan dakwah serta perkantoran di sekitar TPS itu disuguhi aroma bau busuk yang membuat isi perut warga tumpah dan mual-mual.

Pasalnya, bau busuk yang menyengat disekitar kawasan padat arus lalu lintas itu membuat warga merasa tak nyaman. Belum lagi ketika sampah menumpuk berhari-hari karena sampah-sampah dari berbagai jenis tidak diangkut segera.

Hal itu dibenarkan oleh sejumlah warga Lingkungan lawata serta warga lainnya yang melewati serta pelaku usaha yang berada disekitar itu.

Menurut sejumlah warga, tumpukan sampah yang menggunung di Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Lingkungan Lawata Kota Mataram, karena petugas kebersihan tidak setiap hari mengangkut tumpukan sampah itu. Malahan terkadang sampah itu baru diangkut setelah dibiarkan berhari-hari. Akibatnya, tumpukan sampah menebarkan aroma busuk.

Kondisi ini menurut warga Kota Mataram telah berlangsung berpuluh puluh tahun, sementara pemerintah Kota Mataram dalam hal ini dinas Kebersihan thingga saat ini belum mengambil sikap untuk mencari tempat lain yang dijadikan sebagai TPS.

Dikisahkan warga, bahwa ketika Walikota Mataram dijabat oleh H. Moh. Ruslan menempatkan TPS di Lawata saat itu hanya sementara sambil mencari lokasi lain agar jauh dari keramaian.

Tetapi hingga saat ini lebih dari 20 tahun TPS itu belum juga dipindahkan, bahkan Dinas terkait dituding masa bodoh dengan kondisi bau busuk siang dan malam yang dialami warga Lawata dan warga lainnya yang melintasi jalur itu.

Karena itu, warga Lingkungan Lawata mendesak pemerintah Kota Mataram untuk segera memindahkan lokasi TPS itu agar warga bisa menghirup udara yang bersih tanpa bau busuk yang berkepanjangan.

“ Tolong Pak Walikota, berikan hak kami untuk menikmati udara dan lingkungan yang nyaman dan jauh dari aroma busuk seperti yang kami alami berpuluh-puluh tahun hingga saat ini,” ujar salah satu warga yang enggan disesutkan namanya.

Kekhawatiran lain yang dialami warga lingkungan Lawata saat ini, adalah timbulnya wabah penyakit yang mengancam kesehatan warga sekitar apalagi di musim hujan.

Warga juga menyinggung dampak psikologis yang dialami warga masyarakat terhadap lingkungan yang kotor dan tidak sehat akibat tumpukan sampah sehingga menimbulkan stres, rasa cemas bahkan depresi yang dapat mempengaruhi kesejahteraan mental warga sekitar.

Sementara itu pihak terkait dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Mataram ketika dihubungi melalui pesan WhastUp belum memberikan keterangan.

Pewarta: TIM




0 Komentar