Peringatan Isra Mi`raj di Masjid Al Achwan GPI Mataram, Hadirkan TGH Yazid Baihaqi, M. Pd, Sebagai Penceramah

TGH Yazid Baihaqi, M. Pd, Pimpinan Pondok Pesantren Muftahuul Ishlah Tembelok Sandubaya ketika menyampaikan uraian hikmah Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di masjid Al Achwan GPI Mataram (10/1/26)

BidikNews.net,Mataram
- Isra Mi'raj diperingati setiap 27 rajab, peristiwa penting ini merupakan perjalanan spritual Rasulullah SAW dalam menerima wahyu dari Allah SWT, perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa di Palestina, hingga naik ke Sidratul Muntaha di langit ketujuh dalam satu malam.

Pengurus Takmir Masjid Al Achwan Griya Pagutan Indah (GPI) mataram menggelar Peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah, pada Sabtu, (10/1/2026) malau usai sholat Magrib berjamaah.

Kegiatan keagamaan ini dihadiri oleh Ketua umum Takmir Masjid Al Achwan Prof. DR. H. Maimun Zubair, M. Pd, dan Prof. DR. H. Ahmad Amir Aziz, MA beserta seluruh jamaah Muslim di Lingkungan Griya Pagutan Indah Mataram.

Peringatan Isra Mikraj tersebut menghadirkan penceramah TGH Yazid Baihaqi, M. Pd, Pimpinan Pondok Pesantren Muftahuul Ishlah Tembelok Sandubaya

Dalam tausiyahnya, TGH Yazid Baihaqi menyampaikan hikmah peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dalam menerima perintah sholat dari Allah SWT, merupakan peristiwa luar biasa diluar nalar manusia, untuk memperlihatkan kekuasanNya

TGH Yazid Baihaqi mengingatkan umat islam bahwa peristiwa Isra Mikraj sebagai momen yang sangat spesial yang tidak dijangkau dengan akal manusia biasa karena terjadinya pertemuan Allah SWT dengan kekasih-Nya, Nabi Muhammad SAW untuk menerima perintah sholat.

Dalam kesempatan tersebut, TGH Yazid Baihaqi mengajak seluruh jemaah untuk segera bertobat untuk berubah sesuai kesadaran akan kesalahan dan senantiasa mengingat Allah, dengan sholat, bukan berzikir banyak.

Dalam ceramahnya, TGH Yazid Baihaqi juga mengajak jamaah untuk tidak mengganggu ketenangan orang lain, karena ciri khas muslim adalah tidak mennganggu orang lain, terutama untuk menjauhi sifat menghina, tetapi mengajak untuk bersatu dalam kebaikan.

‎‎TGH Yazid Baihaqi juga mengajak jamaah untuk tidak suka pamer agar terlihat baik padahal hatinya busuk, a‎kibatnya, lahir sosok yang religius di tempat ibadah, namun menjadi pribadi yang beracun di ruang publik.

‎‎‎‎‎‎Apa yang disampaikan TGH Yazid Baihaqi dimaknai bahwa kita sering menjumpai fenomena "rajin ibadah tapi rajin mencela yang pada akhirnya hilangnya tenggang rasa. 

Karena merasa sudah "paling benar" secara ritual, mereka cenderung menjadi hakim bagi orang lain. ‎Mereka sibuk mengoreksi raga orang lain (pakaian, tata cara, penampilan luar) namun kehilangan kepekaan untuk merangkul beban batin sesama. ‎

Di akhir tausiyah, TGH Yazid Baihaqi mengajak seluruh jamaah untuk rutin menghadiri majelis taklim sebagai sarana menuntut ilmu agama, agar pemahaman yang benar tentang hukum dan tata cara ibadah sangat penting agar ibadah yang dilakukan tidak sia-sia.

Peringatan Isra Mikraj ini berlangsung dengan khidmat dan diharapkan dapat meningkatkan keimanan serta ketakwaan seluruh jamaah Masjid Al Achwan GPI dalam menjalankan ibadah sholat dan menjauhi sikap mencela dan menghina orang lain.

Pewarta: Dae Ompu


0 Komentar