Harmoni Kebersamaan Rukun Keluarga Bima Pulau Lombok (RKBPL) di Acara HBH, UMKM Turut Laris Manis

Berpose bersama usai acara HBH di Auditorium UIN Mataram, Ahad,19 April 2026
Kenangan Halal Bihalal Warga Bima Pulau Lombok (RKBPL) yang dilaksanakan pada Ahad 19 April 2026 lalu menyisakan kenangan dan kesan indah yang tak bisa dilupakan. Langit kampus UIN Mataram pun turut menjadi saksi indahnya kebersaaan warga Bima Pulau Lombok. Sejumlah tokoh penting hadir, mulai dari rakyat biasa hingga pejabat pemerintah dan politisi hanyut dalam kebahagiaan.

Dihari itu, hampir ribuan warga Bima terbuai dalam nuansa indahnya kebersamaan, satu sama lain saling menyapa dan saling memaafkan. Tak ada sekat satu dengan lain semua terurai dalam lingkaran kebersamaan.

Abdul Rauf, ST, MT selaku Ketua Panitia Pelaksana tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya karena diacara itu semua yang hadir dengan wajah ceria. Ditunjang lantunan merdu ayat - ayat suci Al Qur`an oleh Qori Internasional Zian Fahrezi menambah kesyahduan suasana Halal Bihalal.

Bagi Warga Bima Pulau Lombok sendiri menilai acara HBH mengandung makna sosial dan spiritual yang sangat mendalam. Melalui kegiatan ini, warga Bima diajak untuk membersihkan hati dari berbagai kesalahan dan memperbaiki hubungan yang mungkin pernah renggang. Dengan saling memaafkan, hubungan yang sebelumnya mungkin diliputi kesalahpahaman dapat kembali harmonis.

Seiring dengan dengan tema Halal Bihalal” Perkokoh Kebersamaan, memperkuat perekonomian umat Menuju NTB Makmur Mendunia" Ibu-ibu yang tergabung dalam WRKBPL pun turut hadir dengan beragam usaha UMKM yang laris manis di arena acara HBH.

Dalam kesempatan itu, Ustadz, Dr. M. Anugrah Arifin, M.Pd yang diadulat sebagai penceramah menggambarkan nilai utama dalam tradisi Halal bi Halal adalah silaturahmi, dalam Islam silaturahmi memiliki kedudukan yang sangat mulia karena dapat mempererat hubungan persaudaraan serta memperkuat solidaritas sosial.

Hikmah HBH yang disampaikan Ustadz, Dr. M. Anugrah Arifin, M.Pd mengisyaratkan bahwa silaturahmi tidak hanya sekadar pertemuan fisik, tetapi juga mencerminkan sikap saling menghargai, saling memahami, dan saling memaafkan. Melalui silaturahmi, hubungan yang sebelumnya mungkin terputus dapat kembali terjalin dengan baik.

Bagi warga Bima yang berdomisili di pulau Lombok, silaturahmi memiliki arti yang sangat penting dalam membangun hubungan yang harmonis.Selain mempererat silaturahmi, Halal bi Halal juga memiliki makna sebagai sarana rekonsiliasi moral. 

Dalam kehidupan sehari-hari, tidak jarang terjadi kesalahpahaman atau konflik kecil yang dapat mempengaruhi hubungan antar individu. Karena itu, Lewat Halal bi Halal, setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki hubungan tersebut dengan cara saling memaafkan.

Rekonsiliasi moral ini, sangat penting karena dapat membersihkan hati dari perasaan negatif seperti dendam, kebencian, atau prasangka buruk terhadap orang lain. Dengan hati yang bersih, seseorang akan lebih mudah membangun hubungan yang harmonis serta bekerja sama secara positif.

Pada kesempatan yang sama Ketua Umum RKBPL DR. H. Muhammad Irwan, MP yang didampingi H. Amir, S.Pd,MM selaku Sekretaris RKBPL tak kuasa menyembunyikan rasa haru dan bangganya ditengan kemeriahan acara HBH.

DR. H. Muhammad Irwan, MP bersama H. Amir, S.Pd,MM mengaku sangat bahagia karena acara HBH yang diselenggarakan setiap tahunnya usai Hari Raya Idul Fitri senatiasa memberikan nuansa yang penuh dengan keharmonisan antara satu dengan lainnya.

Halal bihalal merupakan sebuah media untuk mengembalikan kekusutan hubungan persaudaraan dengan saling memaafkan pada saat dan atau setelah hari raya Idul Fitri.” Ucap DR. H. Muhammad Irwan dengan mata berkaca-kaca. 

Melalui Halal bihalal dalam bingkai silaturrahmi ini tentu menghadrirkan kesucian jiwa, sekaligus membersihkan diri dari dosa dan kekhilafan, terutama dosa dan kekhilafan dengan sesama manusia, di samping dosa dengan Allah SWT.” Tutur DR. H. Muhammad Irwan.

Pewarta: TIM





0 Komentar