Pelajar SMAN 1 Taliwang dan SMAN 1 Praya Masuk Calon Paskibraka, Bawa Nama NTB ke Istana Negara, Wagub Hj. Dinda Sampaikan Pesan Menyentuh

Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana dari SMAN 1 Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, serta Belvana Rolanda Vindia Kurniawan dari SMAN 1 Praya, Kabupaten Lombok Tengah. berpose bersama Wagub NTB, Hj Indah Damayanti Putri

Menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional bukan hanya tentang ketepatan langkah atau kehormatan mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Di balik tugas tersebut, tersimpan tanggung jawab yang lebih besar, yakni menjadi representasi karakter, budaya, dan identitas daerah di tingkat nasional.

BidikNews.net,NTB - Pesan itu yang disampaikan Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, saat menerima audiensi sekaligus melepas keberangkatan dua Calon Paskibraka Nasional asal NTB di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Mataram, Senin (13/7). 

Kedua pelajar yang akan mewakili NTB tersebut adalah Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana dari SMAN 1 Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, serta Belvana Rolanda Vindia Kurniawan dari SMAN 1 Praya, Kabupaten Lombok Tengah.

Dalam arahannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa selama mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan nasional, keduanya tidak hanya membawa nama sekolah atau kabupaten asal, tetapi juga menjadi wajah Provinsi Nusa Tenggara Barat di hadapan peserta dari seluruh Indonesia.

“Saya berharap anak-anakku sekalian selain memanjatkan rasa syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa ta’ala, juga bisa menjadi Duta Nusa Tenggara Barat. Jadikan ajang ini untuk mengenal kawan-kawan dari seluruh Indonesia, dan yang lebih utama, kuasai jawaban ketika orang bertanya tentang NTB. 

Tidak hanya terkait hal formal, mungkin terkait wisata, budaya, kelebihan, dan keutamaan daerah kita, sehingga harus meninggalkan kesan yang baik. Hari ini Ananda berdua bukan lagi mewakili sekolah atau kabupaten, tapi mewakili Nusa Tenggara Barat,” pesan Wagub.

Menurutnya, para calon Paskibraka Nasional harus mampu memperkenalkan potensi NTB kepada peserta dari 37 provinsi lainnya. Karena itu, selain memiliki kemampuan fisik dan kedisiplinan yang baik, mereka juga dituntut menguasai pengetahuan tentang kekayaan budaya, pariwisata, serta berbagai keunggulan daerah agar dapat menjadi duta yang membanggakan.

Wakil Gubernur juga menilai pengalaman menjadi Paskibraka Nasional merupakan kesempatan berharga yang dapat membuka berbagai peluang di masa depan. Namun, keberhasilan dalam menjalankan amanah tersebut hanya dapat diraih melalui disiplin, kerja sama, dan kemampuan menjaga sikap selama menjalankan tugas.

“Jadikan ini sebagai peluang untuk membuka masa depan anak-anakku sekalian. Bertugaslah dengan baik, karena nanti di sana kalian tidak bekerja sendiri, melainkan membutuhkan kerja tim yang kompak. 

Dengarkan arahan dengan baik, cukupkan istirahat, jaga kesehatan, dan jangan berbuat hal-hal yang akan mencoreng kewibawaan dan nama daerah kita,” urainya memberikan nasihat layaknya seorang ibu kepada anaknya.

Keberhasilan Maharazthu dan Belvana lolos ke tingkat nasional merupakan hasil dari proses seleksi yang panjang dan kompetitif. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Provinsi NTB, Surya Bahari, menjelaskan bahwa keduanya berhasil menyisihkan ratusan peserta melalui tahapan seleksi mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi sebelum akhirnya terpilih sebagai wakil NTB di tingkat nasional.

Kepala Badan Bakesbangpoldagri Provinsi NTB, Surya Bahari, berpose bersama Wagub NTB, serta dua calon Paskibraka serta para guru Pembina
“Alhamdulillah, anak kita yang terpilih ke nasional, putranya dari KSB dan putrinya dari Lombok Tengah. Sementara untuk cadangan putranya dari Kota Mataram dan cadangan putrinya dari Lombok Timur. Mereka ini sudah melalui tahapan seleksi yang sangat panjang dan ketat, mulai dari tingkat kabupaten, naik ke provinsi, hingga akhirnya tembus ke nasional,” papar Surya.

Menjelang keberangkatan kedua calon Paskibraka tersebut, Wakil Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada sekolah dan pemerintah kabupaten yang telah membina para siswa hingga mampu meraih prestasi di tingkat nasional. Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda NTB lainnya untuk terus berprestasi.

Sebagai penutup, Wagub kembali mengingatkan bahwa kesempatan menjadi Paskibraka Nasional merupakan amanah yang tidak dimiliki semua pelajar Indonesia. Oleh karena itu, ia meminta keduanya menjalankan tugas dengan penuh rasa syukur sekaligus menjaga nama baik daerah.

“Kesempatan yang didapatkan oleh Ananda berdua ini tidak dimiliki oleh semua anak-anak. Jadi selain bersyukur, harus bisa menunjukkan kemampuan dan kelebihan kalian. Selamat bertugas! Ketika bertugas ingatlah, bahwa beban yang paling besar itu adalah memberikan kebanggaan bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat,” tutup Wagub.

Audiensi dan pelepasan tersebut turut dihadiri Kepala Sekolah SMAN 1 Praya, Kadian, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa (Iwasbang) Kesbangpoldagri NTB, serta jajaran pendamping kedua calon Paskibraka Nasional. (Sumber: Biro Umum pemprovntb)

Pewarta: TIM


0 Komentar