![]() |
(Foto: Repro BidikNews) |
BidikNews,NTB - Fenomena masuknya purnawirawan kepolisian ke parpol umumnya didasari oleh beberapa faktor strategis antara lain, pertama, Modal Sosial & Jaringan. Pengalamannya sebagai pemimpin wilayah seperti menjadi Kapolda atau Kapolres memberikan mereka bekal jaringan kuat di masyarakat.
Kedua, Keahlian dibidang Keamanan dan Hukum, dengan dasar itu, Partai politik kerap merekrut jenderal purnawirawan baik (Purnawirawan Polri maupun TNI) untuk memperkuat perumusan kebijakan di bidang pertahanan, keamanan, dan penegakan hukum hukum.
Seperti halnya yang terjadi di Partai Demokrat Wilayah NTB. Nama Irjwen Polisi (Purn) hdi Gunawan kini tengah menghiasi beranda media sosial dan media masa. Kehadirannya ke dunia politik di wilayah Provinsi NTB memberi warna tersendiri bahkan disebut sebut kandidat kuat sebagai ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) partai Demokrat Provinsi NTB setelah 10 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se NTB menyatakan dukungannya.
Masuknya nama Irjen Polisi (Purn) Hadi Gunawan sebagai calon Kuat Ketua Partai Demokrat NTB oleh banyak kalangan dan pengamat politik menyebutnya sebagai "Magnit" baru partai Demokrat.
Banyak para simpatisan dan tak sedikit para kader partai Demokrat yang meybambut positif hadrnya sosok Jenderal Polisi yang bersahaja ini. Lalu siapa Irjen Pol (Purn) Hadi Gunawan itu,?
Hadi Gunawan adalah Jenderal Polisi purnawirawan Polri menyandang Bintang Dua. Hadi Gunawan merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1991 yang cukup berpengalaman dalam bidang SDM. Jabatan terakhir putra terbaik Lombok Timur ini adalah Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat.
Hadi Gunawan lahir di Lombok Timur, 8 Desember 1967, ini pernah ditugaskan di Polda NTB sebagai Kasubdit 2 Ditreskrimsus pada 2006 dan Kapolres Sumbawa Bart pada 2008.
Sebagai putra asli daerah, jenderal bintang dua ini tetap aktif dalam berbagai kegiatan di NTB, salah satunya menjadi anggota Dewan Pakar Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (PB NWDI).
Perjalanan kariernya cukup panjang sejak lulus dari Akademi Polisi 1991. Pria terbaik Lombok Timur yang satu angkatan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ini
memulai karier sebagai Pama di Polres Madiun Kota Polda Jawa Timur. Kariernya terus berkembang dengan penugasan di berbagai posisi dan wilayah.
Karier Hadi Gunawan cukup menonjol di bidang sumber daya manusia (SDM). Dia pernah menjabat Kasubbagrenstra Bagren Rojianstra SSDM Polri pada 2011, sebelum ditugaskan menjadi Kabaggassus Robinkar SSDM Polri pada 2013.
Peraih Pin Emas Kapolri 2021 ini kemudian menjabat Karo SDM Polda Banten (2014), Kabag Pangkat Robinkar SSDM Polri (2016), dan Karo SDM Polda Lampung (2017).
Dia kemudian ditugaskan di Bidang Binkar sebagai Analis Kebijakan Madya SSDM Polri (2018), Kabaggassus (2018), Kabaginfopers pada 2019 dan Kemenko Polhukam 2020, sebelum mengisi jabatan sebagai Sahlisospol Kapolri pada 2023.[2]
Setelah menjabat sebagai Sahlisospol Kapolri pada 2023, Hadi Gunawan kemudian diberi kepercayaan untuk memimpin kepolisian di tingkat daerah sebagai Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Kapolda NTB).
Berdasarkan surat telegram resmi dari Kapolri pada tahun 2024, Irjen Pol. Hadi Gunawan dilantik sebagai Kapolda NTB menggantikan pejabat sebelumnya yang memasuki masa purnatugas. Upacara serah terima jabatan berlangsung di Mabes Polri dan dipimpin langsung oleh Kapolri.
Sebagai putra daerah NTB yang lahir di Selong, Lombok Timur pada 8 Desember 1967, pengangkatannya disambut positif oleh jajaran pemerintah daerah maupun masyarakat setempat ketika itu.
Pengalaman panjang di bidang SDM Korps Bhayangkara mendorong Hadi Gunawan untuk berinovasi dalam rangka mendukung kelancaran tugas. Salah satu inovasinya adalah menciptakan alat bernama Shuttle Run Counter (SRC). Alat ini mampu mengukur dan melihat kemampuan calon anggota Polri pada tes fisik sehingga calon anggota Polri mendapatkan hasil tes ujian mereka dengan adil dan transparan.
SRC merupakan alat hitung kecepatan lari yang didesain dengan teknik digital untuk memudahkan pengukuran akselerasi maupun kelincahan setiap peserta dalam rangka tes kesemaptaan jasmani, sehingga penghitungan hasil tepat, cepat, dan akurat.
Penggunaan alat SRC yang telah dipatenkan ini tidak terbatas pada saat penerimaan calon anggota Polri, tetapi dapat juga digunakan untuk mengukur kesehatan dan kekuatan personel Polri.
Atas temuan tersebut, Hadi Gunawan mendapat penghargaan dari Presiden Joko Widodo saat peringatan HUT ke-72 Bhayangkara 2018.
Selain itu, Tilang Digital Edukatif Humanis Polda NTB adalah program inovatif yang diluncurkan oleh Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 6 Januari 2025 di bawah pimpinan Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan.
Program ini menghadirkan sistem tilang berbasis digital yang memberikan teguran dan edukasi kepada pelanggar lalu lintas, menggantikan sanksi denda secara langsung."Polda NTB Luncurkan Tilang Digital Edukatif Humanis".
Gagasan cemerlang lain yang di luncurkan Irjen Pol (Purn) Hadi Gunawan adalah STARBUK Polda NTB (Sistem Informasi Barang Bukti dan Barang Temuan Kepolisian) adalah sistem informasi berbasis website yang menyediakan akses informasi terkait barang bukti, barang temuan, dan kendaraan hilang.
Sistem ini diluncurkan di bawah pimpinan Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan sebagai inovasi pelayanan publik digital."Polda NTB Luncurkan STARBUK".
Irjen Pol. (Purn.) Hadi Gunawan kemudian dianugerahi penghargaan Indonesia Visionary Leader 2025 dari Indonesia Award Magazine atas kepemimpinan inovatif dan pelayanan publik yang unggul. "
Kala itu, Irjen Pol Hadi Gunawan juga dinominasikan sebagai nominator terbaik penghargaan nasional Polri yang mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, serta meraih penghargaan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) tertinggi tingkat nasional.
Irjen Pol Hadi Gunawan ketika dianugerahi IKPA oleh Kaplori Jenderal Polisi Sigit Prabowo saat menjabat Kapolda NTB
Atas jasa dan pengabdiannya Irjen Pol. Hadi Gunawan dianugerahi Bintang Bhayangkara Pratama dari Kapolri atas jasa, dedikasi, dan pengabdian luar biasa.
Terakhir diujung pengabdiannya sebagai Kapolda NTB, Irjen Pol. Hadi Gunawan, menjadi inisiator program legalisasi pertambangan emas rakyat melalui koperasi. Sehingga tak heran jika masyarakat NTB memberi julukan kepada Hadi Gunawan sebagai “Bapak IPR” kepadanya.
Pewarta: Dae Ompu

0 Komentar