Gubernur HL. Muh. Iqbal Terharu dan Bahagia Saat Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Ribuan Warga NTB

Suasana ribuan warga bersama GubernurMiq Ikbal Nobar Final Piala Dunia di halaman kantor Gubernur NTB, Senin, (20/7/26)
BidikNews.net,NTB - Rasa haru campur bahagia tergambar jelas diwajah Gubernur NTB HL. Muhammad Iqbal ketika ajakannya disambut ribuan warga untuk nonton Bareng gelaran Final Sepak Bola Piala Dunia 2026 yang mempertemukan 2 Tim tangguh antara Spanyol berhadapan dengan Argentina yang dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur NTB Jalan Pejanggik Mataram ,Senin (20/726).

Rasa haru dan bangga dari Gubernur Miq Ibal tentu sangat beralasan, karena hanya dengan sekali ajakan, ribuan warga berbondong-bondong memadati lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB. Sekaligus sebagai bukti bahwa Gubernur Miq  Ikbal dicintai rakyat.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Juru bicaranya Dr. H. Ahsanul Khalik menyampaikan apresiasi  kepada seluruh masyarakat yang menyukseskan kegiatan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia FIFA 2026 di Halaman Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, 

Pantauan media ini ribuan warga masyarakat memadati kawasan tersebut dalam suasana yang aman, tertib, damai, dan penuh kebersamaan hingga pertandingan berakhir dengan kemenangan Spanyol 1-0 atas Argentina.

Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB sekaligus Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, 

Mengatakan, antusiasme masyarakat ribuan warga dengan beragam latar belakang dan pendukung kedua kesebelasan jauh melampaui perkiraan

“Alhamdulillah, kegiatan berlangsung sangat baik. Pendukung Spanyol maupun Argentina menikmati pertandingan dengan penuh kegembiraan, saling bercanda, saling menghormati, dan bersama-sama menjaga suasana tetap damai. Ini menjadi gambaran bahwa masyarakat NTB mampu merayakan perbedaan dalam semangat persaudaraan,” tutur AK sembari tersenyum.

Dr. H. Ahsanul Khalik  kepada wartawan mengatakan, keberhasilan nonton bareng tidak hanya diukur dari besarnya jumlah peserta, tetapi juga dari nilai kebersamaan yang tercipta. Kita sama-sama rasakan bagaimana halaman Bumi Gora menjadi ruang publik yang mempertemukan pejabat pemerintah, dan masyarakat umum dari berbagai kabupaten se NTB tanpa sekat.

“Sepak bola menjadi bahasa yang menyatukan semua kalangan. Tidak ada perbedaan status maupun latar belakang. Semua menikmati pertandingan dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan,” ujar Ahsanul Khalik.

Selain menjadi ruang kebersamaan, kata pria yang murah senyum ini kegiatan tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Ratusan pedagang kaki lima, pedagang asongan, dan pelaku UMKM memanfaatkan momentum itu untuk berjualan selama kegiatan berlangsung sehingga turut merasakan manfaat dari tingginya kehadiran masyarakat.

“Kehadiran UMKM menjadi bagian penting dari kegiatan ini. Mereka tidak hanya ikut meramaikan suasana, tetapi juga memperoleh peluang ekonomi dari ribuan masyarakat yang hadir. Inilah yang kami harapkan, setiap kegiatan pemerintah mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” kata AK tersenyum puas.

Momentum ini juga ujar Ahsanul Khlaik, Pemerintah Provinsi NTB berharap semangat kebersamaan yang tercipta melalui nonton bareng Final Piala Dunia dapat terus terpelihara dalam kehidupan bermasyarakat serta menjadi modal sosial untuk bersama-sama membangun daerah.

Dikatakannya, kemenangan Spanyol menjadi penutup pertandingan yang luar biasa. Namun bagi kami, kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika ribuan masyarakat dapat berkumpul dalam suasana damai, saling menghargai, dan menikmati kebersamaan tanpa sekat

“Kemenangan Spanyol menjadi penutup pertandingan yang luar biasa. Namun bagi kami, kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika ribuan masyarakat dapat berkumpul dalam suasana damai, saling menghargai, dan menikmati kebersamaan tanpa sekat. Semangat seperti inilah yang ingin terus kita rawat untuk membangun NTB yang makmur dan mendunia,” tutup Jubir Pemprov ini.

Pewarta: TIM


0 Komentar