Gubernur NTB Diterpa Badai Fitnah, Rakyat Minta Bang Zul Bersabar


Imam Syafi’i pernah berkata, “Carilah pemimpin yang banyak panah-panah fitnah menuju kepadanya, ikutilah mereka yang banyak difitnah. Karena sesungguhnya mereka sedang berjuang di jalan yang benar.” 

BidikNews,Mataram, NTB - Sepertinya, kata-kata hikmah yang disampaikan Imam Syafi’i ini bisa tertuju seperti yang dialami Gubernur NTB yang akrab di sapa Bang Zul saat ini.

Berkali-kali, badai fitnah itu kerap menerpa Gubernur NTB, DR.H. Zulkieflimansyah. Padahal sebenarnya rakyat banyak senang melihat gaya kepemimpinan seorang Bang Zul sebagai pemimpin di NTB dan juga tak sedikit yang bangga dengan sederet prestasi yang diraih NTB selama Bang Zul menjadi Gubernur NTB.

Meski banyak prestasi gemilang yang ditorehkan Bang Zul bersama HJ. Rohmi masih ada saja orang-orang yang merasa tak senang dengan menebar fitnah yang tidak berdasar. 

Prestasi yang diraih selama kepemimpinan Zul Rohmi sungguh luar biasa. Belum genap lima tahun memimpin NTB, Zul - Rohmi telah menunjukkan kapasitasnya yang mumpuni kepada public, baik nasional maupun internasional.

Sebenarnya, apa sih kunci sukses bang Zul memimpin? berdasarkan penglihatan Tokoh Adat Nusantara mengatakan, kunci suksesnya terletak pada makin banyak, masif dan terstrukturnya fitnah yang dialamatkan kepada beliau.” Kata Abdul Maret H.Yusuf.

Jadi, semakin banyak fitnah yang menyerang Bang Zul, semakin jelas dan terang benderang bahwa Bang Zulkieflimansyah adalah pemimpin yang benar. Sebagai pemimpin yang benar, itu artinya ia benar-benar pro rakyat.” Ujar Tokoh Adat Nusantara yang berdomisili di Kecamatan Hu`u Dompu itu

Sudah tak terhitung berapa deret fitnah yang dialamatkan kepada Bang Zul. Sampai muncul fitnah terbaru yang menyebut Gubernur NTB itu terseret dalam kasus dugaan Korupsi Tambang Pasir Besi di Lombok Timur yang telah menyeret 2 orang tersangka, salah satunya adalah Kadis Pertambangan ESDM Provinsi NTB," ujar Abdul Maret 

Ternyata, masih banyak manusia yang mendewakan fitnah. Padahal, itu pemimpin sendiri.” Kata Abdul Maret Yusuf dengan nada heran.

Abdul Maret menceritakan kisah masa lalu yang pernah ia baca, bahwa di masa lalu pernah muncul manusia-manusia yang bisa hidup tanpa hati dan nurani. Dengan cara menfitnah pemimpin. mereka selalu punya cara untuk membuat fitnah, dengan satu niat agar pemimpin itu hancur.

Anehnya. Pemimpin itu tak ambil pusing dengan fitnah murahan semacam itu. Karena pemimpin masa itu bukan tipe yang reaktif seperti kebanyakan pemimpin di wilayah lain.

Seperti halnya yang dialami Bang Zul saat ini, Bagi kita sebagai rakyat yang merindukan pemimpin seperti Bang Zul, fitnah yang diarahkan kepadanya saat ini merupakan fitnah kejam yang diarahkan agar BangZul tak lagi terpilih sebagai Gubernur NTB pada Pilgub 2024 nanti,” kata Abdul Maret.

Saya takkan berpanjang-panjang lagi. Sebab, kalau dikumpulkan semua fitnah yang menyerang Bang Zul akan sangat panjang dan menguras tenaga pembaca.” Kata Tokoh Adat Nusantara ini. 

Meski demikian Abdul Maret tak menampik jika banyak Pemimpin yang baik akan diserang dengan "panah-panah" fitnah. Sebab, kebaikan adalah ancaman atas tirani kebencian,” katanya.

Sebuah ancaman untuk praktik kotor yang sudah mulai menjangkit ketika menjelang pilgub. Tentu celah-celah dan ruang untuk menebar fitnah akan selalu ada. Maka, wajar jika pemimpin seperti Bang Zul ini difitnah habis-habisan.” 

Karena itu, saya menyarankan dan meminta agar Bang Zul bersabar. Pesan saya ini barangkali pesan yang sama kebanyakan rakyat NTB juga,” Tutup Abdul Maret Yusuf.

Pewarta : Dae Ompu

0 Komentar