Ungkapan Penyesalan Seorang Tahanan Setelah Ditangkap Polisi Karena Terperangkap Jadi “Budak Narkotika”

Salahuddin Dae Ompu ( Pimpinan BidikNews.net) ketika sejenak bersama para tahanan Narkotika di Mapolda NTB

BidikNews.net,Mataram,NTB
- Berawal dari sebuah mimpi sederhana ingin mengubah hidup yang lebih baik, seorang pria sebut saja “Boy” ini mengaku dirinya terperangkap dalam dunia hitam sebagai budak narkotika. 

Disela-sela Jumpa pers akhir tahun sekaligus pemusnahan barang Bukti Miras dan narkotika yang berlangsung di Lapangan Bharadaksa Polda NTB pada kamis 21 Deember 2023, seorang pria mengaku dirinya ingin merubah hidup yang lebih berwarna.

Mimpinya yang indah untuk hidup lebih baik, ternyata perjalanannya harus berada diladang “neraka” sebagai budak narkotika. 

Ia juga tak sadar jika dirinya kini mengukir sejarah kelam dalam hidupnya sebagai salah satu dari sederet panjang para pemuja narkotika di wilayah NTB.

Pengakuan tulus “Boy” ketika pertemuan singkat dengan media ini saat Pemusnahan barang bukti Narkotika di lapangan Barada polda NTB mengatakan bahwa dirinya menjalani profesi di dunia hitam narkotika menjadikan dirinya merasa sebagai seorang budak dalam lingkaran setan.

Profesi sebagai budak narkoba ini membuatnya mengenal  orang-orang baru dan tanpa sadar telah mengenalkannya pada dunia yang baru. Ia mulai kenal dengan para pemakai narkoba, para bandar, hingga terjebak dalam kehidupan sengsara sebagai pemakai. 

Rasa sakit yang cukup hebat, rasa ketagihan yang selalu menyiksa, kematian yang terjadi di hadapannya, telah membuatnya  ingin keluar dari kesesatan, dan ingin kembali meraih mimpinya untuk dapat melihat dunia yang lebih baik dan indah, namun usahanya selalu gagal. Berbagai cara dilakukan Boy, dan  ia tetap berada di jalur jalan sesatnya. 

Dalam kesengsaraannya, tanpa sengaja Boy bertemu dengan beberapa orang  yang pernah terjerumus kejahatan narkoba bersamanya di dalam tahanan di Mapolda NTB. 

Mereka yang kini telah menjadi korban kejahatan narkotika berharap untuk bisa kembali menjadi manusia yang berguna bagi Agama, masyarakat bangsa dan negara

Akankah Boy berhasil keluar dari  kesesatannya? Atau ia terperangkap selamanya dalam  kehidupan yang kelam dan tanpa mimpi untuk menjadi lebih baik?. Dalam pengakuan tulusnya ketika pertemuan singkat itu, Boy berharap dan meyakinkan dirinya.

“Semoga dengan hukuman yang akan dijalani ini dapat menyadarkan diri saya untuk kembali menjadi orang yang baik dan berguna bagi masyarakat dan keluarga,” tutur Boy dengan nada lirih.

Melalui kesempatan ini pula ia berharap agar orang-orang yang ada diluar sana untuk tidak menjadi korban jahatnya narkotika.

“ Jangan lah saudara-saudara ku yang ada diluar sana untuk bermain-main dengan narkotika, jangankan memakai mendekati aja, jangan,” kata si Boy mengingatkan.

“Do`akan kami yang telah menjadi korban ganasnya narkotika ini agar kami kembali menjadi manusia yang baik dan berguna bagi agama bangsa dan Negara setelah bebas dari hukuman ini,” katanya dengan wajah tertunduk.

Pewarta: Dae Ompu


0 Komentar