Tugas dan Pengabdian Sebagai Kapolda NTB Berakhir, Irjen Pol Hadi Gunawan "Pamit"

Foto: Repro BidikNews.net

Perpisahan adalah pelajaran untuk menghargai kebersamaan, membuka lembaran baru. Perpisahan ini bukan akhir dari kisah, melainkan jeda sementara untuk melanjutkan perjalanan masing-masing dengan hati yang tetap saling mengingat.

BidikNews.net,NTB - Demikian pula yang dirasakan seorang Irjen Polisi Hadi Gunawan diakhir pengabdiannya sebagai seorang Perwira tinggi di Institusi Kepolisian Republik Indonesia.

Suasana upacara pelepasan Sang Jenderal Polisi yang baik itu penuh dengan keharuan. Terlihat seluruh satuan di Jajaran Polda NTB hadir memberi hormat kepada Pria Kelahiran Lombok itu setelah dirinya mengakhiri masa tugasnya sebaga Kapolda NTB karena pensiun.

Karpet biru muda lebih dari seratus meter terhampar panjang dari Gedung Bharadaksa hingga ke pintu keluar Mapolda. Karpet panjang itu sebagai saksi bahwa Irjen Pol Hadi Gunawan akan meninggalkan Mapolda guna kembali ke kediaman pribadinya untuk berkumpul kembali bersama keluarga.

Upacara Pedang pora memberi hormat diringi taburan bunga dari ibu-ibu Bhayangkari  turut mewarnai pelepasang Jenderal Polisi yang murah senyum itu.

Diujung pintu antara Masjid dan Rumah dinas Kapolda terlihat pasukan Brimob Polda berjejer menunggu sang jenderal berwajah teduh itu untuk digotong sebagai kehormatan terakhir setelah bersama dalam tugas yang penuh suka dan duka.

Upacara Pedang Pora iringi Irjen Pol Hadi Gunawan kembali untuk berkumpul bersama keluarga

Sebelum meninggalkan Mapolda NTB pada Rabu, 31 Desember 2025 pukul 16.30 Wita, Irjen Pol. Hadi Gunawan menyampaikan kata-kata perpisahan dengan suara terbata-bata sembari menahan rasa harunya kepada seluruh jajaran Polda NTB.

Diawal kata-kata perpisahannya, Irjen Polisi Hadi Gunawan, SH, S.IP mengungkapkan bahwa ketika dirinya menjabat sebagai Kapolda selama 15 bulan dukungan dari internal Polda NTB dan pemerintah serta masyarakat maupun berbagai pihak telah terjalin dengan baik, sehingga secara kebersamaan semua tugas dapat di laksanakan dengan baik meski ada kekurangan dan keterbatasan.

Kata-kata yang penuh makna yang disampaikan Irjen Pol Hadi Gunawan itu, mengingatkan bahwa Waktu telah membawanya ke titik ini, tempat di mana pertemuan harus berakhir dengan perpisahan yang penuh haru.

Irjen Pol Hadi Gunawan didampingi istri menyalami satu persatu orang-orang yang dicintainya di Mapolda NTB 

“Terima kasih sudah menjadi bagian penting dalam tugas dan pengabdian saya, meski kini kita harus melanjutkan jalan masing-masing.” Ucap Irjen Pol Hadi Gunawan sembari menahan rasa harunya.

Jenderal Polisi yang baik itu juga menyampaikan bahwa perpisahan ini bukan karena dirinya berhenti peduli, tapi karena waktu mengajarkan bahwa semua akan datang dan pergi. Suatu hari nanti, kita akan mengenang hari ini dan tersenyum, karena kita pernah berada di titik yang sama.” Ucap Hadi Gunawan terbata-bata.

Dilanjutkannya, pada kesempatan yang penuh hikmat ini izinkan saya menyampaikan rasa terimakasih yang setinggi tingginya kepada seluruh jajaran Polda NTB atas dukungan loyalitas dan kerja sama selama ini.

Selama Saya mengemban amanah sebagai Kapolda NTB, berbagai tugas besar kita lalui bersama mulai dari pengamanan even internasional MotoGP Mandalika, pengamanan pemilu yang aman dan damai. Semua capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh personil bukan kerja sendiri. 

Dalam keharuan Irjen Pol Hadi Gunawan ditandu pasukan Brimod Polda NTB. satu pembuktian bahwa di institusi Kepolisian cinta dan kasih sayang tak ada sekat pembatas

Saya menyadari dalam pelaksanaan tugas terdapat kekurangan dan keterbatasan, untuk itu dari lubuk hati yang paling dalam saya ingin menyampaikan permohonan maaf.” Ucap Jenderal Polisi berwajah teduh itu.

Ia pun dengan tulus menympaikan, jika selama memimpin sebagai Kapolda mungkin terselit kata yang kurang baik untuk didengar, atau pun sikap yang tidak berkenan dihati saudara-saudaraku, saya mengucapkan permohonan maaf dari lubuk hati yang paling dalam.” Tutur Hadi Gunawan 

Ucapan terimakasih yang tulus juga saya sampaikan kepada seluruh personil polda NTB, pemerintah dan masyarakat NTB atas dukungan Program2 yang telah kita susun dan kita rencanakan bersama baik itu sesama internal polri maupun dengan pemerintah dan masyarakat.

Meski dirinya Kaplda, Irjen Pol Hadi Gunawan tak melupakan anggota Polisi yang sedang sakit

Diakhir kata-kata perpisahannya, Irjen Pol Hadi Gunawan secara pribadi memohon maaf apabila ada tutur kata yang kurang berkenan selama menjabat sebagai Kapolda NTB.

Sebagai seorang abdi Negara, Irjen Po, Hadi Gunawan tentu menyadari bahwa dirinya pernah menjadi cerita yang indah selama bertugas sebagai kapolda NTB. Dan, kisah cerita itu akan tetap abadi di hati seluruh personil Polda NTB dan jajarannya. Sebab perpisahan memberi pelajaran bahwa tidak ada yang abadi, kecuali kenangan.

Kini waktunya kita mengabdi untuk Negara dan masyarakat di jalan masing-masing, tapi bukan berarti kita berhenti saling mendukung dengan hati yang tulus.” katanya sendu.

Naluri berbagi seorang Irjen Pol Hadi Gunawan, dnor darah pun ia lakoni untuk menolong yang  butuh bantuan darah

Irjen Pol. Hadi Gunawan juga dikenal sebagai sosok yang selalu berpikir untuk berbagi dengan orang-orang yang membutuhkan pertolongannya. 

Indahnya berbagi dalam pandangan Jenderal Polisi satu ini karena perbauatan baik ini dapat menciptakan kebahagiaan, mempererat hubungan sosial, menumbuhkan empati, dan mendapatkan keberkahan dengan memberi sebagian dari apa yang dimiliki seperti materi, ilmu, waktu, atau perhatian kepada orang lain.

Sikap ini kerap dirawatnya karena membawa manfaat bagi pemberi dan penerima serta mendekatkan diri pada nilai-nilai luhur seperti rasa syukur dan kepedulian kepada sesama.

Menjenguk orang sakit kerap dilakukan Irjen Pol Hadi Gunawan, hal ini dilakukannya karena berdampak pada dukungan moral dan psikologis, serta mendatangkan pahala besar dan doa dari malaikat karena ini adalah ibadah yang dianjurkan agama untuk menunjukkan empati, kasih sayang, dan pengingat akan kesehatan, sekaligus bisa menjadi sumber kekuatan bagi si sakit untuk sembuh.  

Sebagai hamba Allah yang berbahakti, Irjen Pol Hadi Gubawan tak melupakan para Ulama untuk ia kunjungi baik dalam kedaan sehat maupun sakit

Jenderal Polisi yang baik itu tidak lagi sebagai Kapolda NTB, Hadi Gunawan kini berada ditengah keluarga yang selalu mencintainya.

Berkumpul bersama keluarga di masa pensiun memang indah. Ini adalah waktu untuk menikmati kebersamaan, berbagi cerita, dan menciptakan kenangan baru bersama orang-orang tercinta. Suasana damai dan hangat di rumah, jauh dari hiruk pikuk pekerjaan, memberikan ketenangan dan kebahagiaan tersendiri bagi Irjen Pol. Hadi Gunawan.

Irjen Pol Hadi Gunawan kembali bersama keluarga bukan untuk menjauh, karena doa dan cinta rekan kerjanya tak akan pernah punya jarak. Kini Irjen Hadi Gunawan pamit dengan cinta dan harapan. Pintanya, hanya Doa dari seluruh jajaran Polda NTB sebagai bekal yang paling berharga. 

Pewarta: Dae Ompu





0 Komentar